Soal Larangan Mudik, Maruarar: Itu Keputusan Strategis untuk Lindungi Rakyat

Rabu, 22 April 2020 19:49

Maruarar & Jokowi

FAJAR.CO.ID — Larangan mudik yang secara resmi diumumkan oleh Presiden Joko Widodo merupakan keputusan yang sangat strategis dan bertujuan untuk menyelamatkan rakyat Indonesia di tengah pandemik covid-19.

Itu disampaikan politisi PDI Perjuangan yang juga tokoh nasional, Maruarar Sirait. Maruarar mengatakan bahwa Jokowi seorang pemimpin yang lahir dari rahim rakyat sehingga senantiasa menjadikan rakyat sebagai pertimbangan utama dan pertama dalam mengambil kebijakan.

“Dengan asumsi pemudik 16 juta orang dan kemudian isolasi mandiri 14 hari, lalu bertemu dengan sanak famili, kerabat dan kolega, ini sangat beresiko. Larangan mudik ini sudah sangat tepat,” ungkap Ara, sapaan Maruarar melalui keterangan tertulisnya, Rabu (22/4/2020).

Sejak semula, sebelum ada pengumuman resmi, Maruarar sendiri sudah yakin bawa Jokowi akan melarang mudik. Suara Maruarar berbeda dengan suara di internal pemerintahan. Misalnya Jurubicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati yang mengatakan bahwa pemerintah merekomendasikan larangan mudik pada 27 Maret.

Sementara itu, Jurubicara Presiden Fadjroel Rachman, mengatakan bahwa tak ada larangan resmi terhadap pemudik Idul Fitri 2020 M/1441 H. Pernyatan Fadjroel Rachman pada 2 April ini kemudian diralat sehari setelahnya, 3 April, oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno yang menegaskan bahwa pemerintah justru sangat meminta masyarakat agar tak perlu kembali ke kampung halaman.

Saat itu, sejak tanggal 4 April, hanya Maruarar yang mengatakan bahwa Jokowi akan melarang mudik. Dan keyakinan Maruarar ini kini terbukti bahwa Jokowi melarang mudik.

Bagikan berita ini:
3
10
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar