Tuduhan Terbaru AS kepada Tiongkok soal Covid-19

Rabu, 22 April 2020 15:03

AS lewat penasihat Gedung Putih, Peter Navarro, pada Senin (21/4) menuduh Tiongkok sengaja menahan data awal terkait inf...

FAJAR.CO.ID, WASHINGTON– Amerika Serikat kembali membuat tudingan untuk Tiongkok. Tentunya itu menjadi sentilan kesekian yang dilontarkan AS untuk Tiongkok. Seperti diketahui, sebelumnya AS meragukan bantahan Tiongkok terkait virus Korona jenis baru yang disebut-sebut berasal dari laboratorium di Wuhan. AS mengatakan akan tetap menyelidiki apakah Covid-19 muncul dari lab di Wuhan atau tidak.

Teranyar, AS lewat penasihat Gedung Putih, Peter Navarro, pada Senin (21/4) menuduh Tiongkok sengaja menahan data awal terkait infeksi virus Korona karena ingin memenangkan persaingan komersial dalam pembuatan vaksin. Data awal itu merupakan jumlah yang terdampak atau positif dan angka kematian.

Seperti diketahui, Tiongkok baru saja merevisi jumlah korban meninggal akibat Covid-19 di Wuhan, Tiongkok. Dalam hasil revisi, jumlahnya meningkat 50 persen. Hal tersebut menyebabkan total kematian di Tiongkok akibat virus Korona juga bertambah.

AS sendiri merupakan negara yang paling parah terdampak pandemi Covid-19 menurut statistik resmi. Otoritas AS telah berulang kali meminta Tiongkok untuk berbagi data awal mengenai wabah tersebut yang dimulai di Wuhan.

“Salah satu alasan mengapa mereka mungkin tidak membiarkan kami masuk dan memberi kami data tentang virus ini lebih awal, adalah mereka bersaing untuk membuat vaksin dan mereka berpikir ini hanya perlombaan bisnis yang kompetitif. Itu adalah peluang bisnis sehingga mereka dapat menjual vaksin ke dunia,” kata Navarro kepada Fox Business Network.

Komentar


VIDEO TERKINI