CDK Bosowasi Berdayakan Nelayan dan Pembudidaya Rumput Laut

Kamis, 23 April 2020 18:50

Berdayakan Nelayan dan Pembudidaya Rumput Laut

FAJAR.CO.ID, BONE — Cabang Dinas Kelautan Wilayah Bone Soppeng Wajo Sinjai (CDK Bosowasi) Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan menggandeng para nelayan dan pembudidaya menanam mangrove sebanyak 38.000.

Uniknya mangrove itu disediakan sendiri oleh para petani dan pembudidaya, termasuk dengan bahan-bahannya seperti bambu.

Mereka mendapat upah dari pemerintah. Salah satu bentuk kepedulian sebagai masyarakat pesisir yang paling terkena dampak pendemi Covid-19.

Penanaman mangrove itu dilakukan di Desa Ujunge, Kecamatan Tonra. Melibatkan 50 nelayan dan pembudidaya beserta seluruh istrinya.

“Kita memang libatkan mereka dalam penanaman mangrove 38.000 ini. Mereka kita upah sebagai bentuk perhatian kami karena kehilangan mata pencaharian,” kata Kepala Cabang Dinas Kelautan Wilayah Bosowasi Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulsel, Suhartono.Kamis (23/4/2020).

Kata dia, kondisi saat ini menyebabkan nelayan kecil kesulitan untuk menjual ikan hasil tangkapannya akibat penutupan pasar-pasar tradisional di daerah. Termasuk Kabupaten Bone. Demikian halnya dengan pembudidaya, khususnya rumput laut yang harganya terjun bebas. (agung/fajar)

Bagikan berita ini:
4
5
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar