CEO Ruangguru Mundur dari Stafsus Presiden, Kenapa Masih Ngerjain Kartu Prakerja?

Kamis, 23 April 2020 19:36

Wakil Ketua Komisi X DPR Dede Yusuf mengatakan, dengan mundurnya Belva tersebut ‎maka proyek yang diterima Ruangguru j...

“Itu BNSP sudah bersertifikasi, berakreditasi dan pengajar-pengajarnya adalah sesuai dengan kebutuhan dunia industri,” katanya.

Di tengah pandemi Korona atau Covid-19 ini masyarakat yang kehilangan pekerjaanya membutuhkan bantuan dari pemerintah berupa bantuan sosial (Bansoe). Karena itu, bantuan pelatihan menurutnya saat ini belum perlu adanya Kartu Prakerja.

“Daripada dijadikan pelatihan online berbayar. Mendingan dijadikan kompensasi kerja. Artinya mereka yang dirumahkan ada kompensasi kerja‎,” ungkapnya.

‎Sebelumnya, CEO Ruangguru, Adamas Belva Syah Devara, menyatakan, pengunduran dirinya sebagai Staf Khusus Presiden‎. Hal ini karena polemik keterlibatan Ruangguru dalam program Kartu Prakerja.

Meski begitu, Belva Devara menegaskan, bahwa tidak ada konflik kepentingan sehingga Ruangguru terpilih menjadi mitra pemerintah dalam program Kartu Prakerja.

“Proses verifikasi semua mitra Kartu Prakerja sudah berjalan sesuai aturan dan pemilihan mitra dilakukan langsung oleh pemegang Kartu Prakerja,” ujar Belva.

Menurut Belva, walau meyakini tak ada konflik kepentingan, keputusan mundur dari jabatan Stafsus Jokowi tetap diambil karena tidak ingin membuat polemik berkepanjangan.

Bagikan berita ini:
4
6
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar