Ekonom INDEF Sebut Platform Digital Kartu Prakerja Rauf Untung Rp3,7 Triliun

Kamis, 23 April 2020 11:33

Sementara ekonom senior dari CORE Indonesia Piter Abdullah menilai, pelatihan online kartu prakerja biaya yang dikeluarkan terbilang sangat besar. Pasalnya, pelatihan model seperti itu banyak di Youtube, dan secara gratis. “Di YouTube itu semua ada. Mau ngapain saja. Kalau mau online-online itu enggak perlu pakai pelatihan biaya sebesar itu,” kata dia.

Pelatihan secara online juga dianggap tak akan optimal. Karena pelatihan model seperti itu harus dilaksanakan secara offline dengan praktik langsung. Dia menyarankan, ulang pelatihan itu lebih tepat diberikan dalam Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada para pekerja yang terdampak Covid-19.

“Pelatihan harusnya bukan online. Tapi kondisi seperti ini enggak mungkin online. Namun sekarang yang kita butuhhkan adalah bantuan kepada mereka yang kehilangan pekerjaan, kehilangan income. Mereka membutuhkan uang tunai,” ucapnya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebelumnya menyampaikan ada delapan mitra platform yang bekerja sama dengan pemerintah dalam program kartu prakerja, antara lain Tokopedia, Ruang Guru, Mau Belajar Apa, Bukalapak, Pintaria, Sekolahmu, Pijar Mahir, dan Kemnaker.go.id. Jumlah pelatihan mencapai 2.055 jenis.

Bagikan berita ini:
1
7
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar