Ika Puspita Sari Bersimbah Darah dalam Lift Apartemen, Ini Kondisinya

Kamis, 23 April 2020 16:06

Ika Puspita Sari semasa hidup.

FAJAR.CO.ID, SURABAYA– Penghuni Apartemen Puncak Permai Tower A mendadak geger kemarin (22/4). Mereka dikejutkan adanya perempuan yang tewas di depan lift lantai 8. Diketahui, korban bernama Ika Puspita Sari.

Berdasar informasi, perempuan 36 tahun itu tinggal di kamar 857. Letaknya sekitar 5 meter dari tempatnya bersimbah darah. Kondisinya memprihatinkan saat ditemukan. Warga Karangroto, Kecamatan Genuk, Semarang, tersebut mengenakan celana dalam dan tank top.

Jenazah korban diketahui petugas keamanan apartemen pukul 04.30.

’’Habis subuh tadi,’’ kata pegawai apartemen yang tidak mau menyebutkan namanya kepada Jawa Pos (grup fajar.co.id). Lelaki itu tidak banyak bicara. Dia memilih diam ketika ditanya tentang kronologinya.

Kapolsek Dukuh Pakis Kompol Hartoyo setali tiga uang. Dia memilih irit berkomentar saat dikonfirmasi. ’’Yang jelas bukan warga Surabaya. Dia pendatang dan menginap di apartemen ini,’’ ucapnya. ’’Laporannya sudah kami limpahkan ke Polrestabes Surabaya. Monggo tanya ke sana,’’ tambahnya.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran secara terpisah menerangkan, korban bukan pemilik kamar yang ditinggali. Dia hanya penyewa. Ika tinggal di unit tersebut sejak 3 April lalu. ’’Masa sewanya habis 3 Mei mendatang,’’ jelas polisi dengan dua melati di pundak itu.

Sudamiran menengarai korban tewas dibunuh. Sebab, di lehernya terdapat sayatan senjata tajam (sajam). Untuk memastikan penyebab kematiannya, korban dibawa ke RSUD dr Soetomo untuk menjalani otopsi. ’’Waktu ditemukan, posisinya setengah tengkurap,’’ tuturnya.

Menurut analisisnya, saat itu korban berusaha melarikan diri ke lift. Namun, dia sudah tidak berdaya di titik tempatnya ditemukan. Dia tersungkur beberapa langkah di depan pintu lift. ’’Indikasinya korban dari kamar dan memang menuju lift,’’ jelasnya. Dugaan itu diperkuat tetesan dan bercak darah yang terlihat. Jejaknya berasal dari kamar yang ditinggali.

Sudamiran yang memimpin langsung olah tempat kejadian perkara (TKP) mengatakan sudah menemukan beberapa petunjuk untuk menguak misteri insiden tersebut. Di antaranya, puntung rokok dan susu kemasan kaleng di dalam kamar. ’’Masih didalami. Milik orang lain atau korban,’’ katanya.

Yang pasti, kata dia, selama ini korban tinggal sendiri di kamar yang disewa. Sudamiran menuturkan belum bisa memastikan aktivitas Ika di Kota Pahlawan. ’’Fokus saat ini mencari petunjuk yang bisa mengarah kepada pelakunya dulu,’’ tuturnya.

Di sisi lain, sumber di kepolisian menyebut korban kerap menerima tamu lawan jenis. Temuan tersebut didapat dari penggalian informasi ke warga yang tinggal di apartemen. ’’Beberapa orang yang kami tanya mengarah ke sana,’’ ungkapnya.

Menurut dia, temuan itu identik dengan kondisi korban saat ditemukan. Ika hanya mengenakan pakaian dalam. ’’Belum bisa dipastikan pelakunya berapa orang. Tetapi, jelas pembunuhan,’’ paparnya.

Ambruk tanpa Pertolongan

  • Identitas Korban
  • Nama: Ika Puspita Sari
  • Usia: 36 tahun
  • Alamat: Karangroto, Genuk, Semarang

Temuan Olah TKP

  • Bercak darah korban tercecer di lantai yang berasal dari unit apartemen sewaannya menuju lift. Diduga, korban keluar untuk mencari bantuan sebelum tewas.
  • Di dalam apartemen korban, ditemukan sejumlah barang. Mulai puntung rokok, potongan rambut, susu kemasan kaleng, celana jins biru, jaket merah, handuk, hingga dompet korban.
  • Korban menyewa apartemen kamar 857 sejak 3 April selama satu bulan. (jpc/fajar)

Komentar