Jelang PSBB, Pengamat: Pemerintah Harus Kedepankan Sosialisasi

Kamis, 23 April 2020 20:26

Grafis/fajar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar akan menjalankan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dimulai pada tanggal (24/4/2020) setelah pemerintah Kota Makassar menerbitkan Peraturan Walikota (Perwali) sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan Wali Kota Makassar, Nomor 22 Tahun 2020 tentang pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 khususnya di Kota Makassar.

Andi Luhur Priyanto mengatakan Pemkot Makassar harus terus melakukan sosialisasi terhadap warga Makassar yang ingin melakukan ibadah di rumah ibadah, bepergian di luar rumah atau kegiatan formal lainnya dengan melibatkan tokoh masyarakat, MUI, dan pimpinan ormas agama.

“Ini memang menguji jiwa sosial kita. Pemerintah memang harus melakukan fungsi pembinaan ummat karena ini area sensitif, seperti misalnya sholat harus jaga jarak, jadi harus ada pembinaan pada seluruh unsur dengan melibatkan MUI dan pimpinan ormas beragama lainya dan tidak boleh melakukan pendekatan secara represif,” kata Dosen Unismuh itu melalui pesan WhatsApp, Kamis (23/4/2020).

Soal pembatasan kegiatan di rumah ibadah, Pemkot Makassar juga harus mampu bersinergi dengan otoritas keagamaan, formal dan informal.

“Pemkot harus konsisten menegakkan aturan. Soal ketentuan PSBB yg mengatur soal pembatasan kegiatan di rumah ibadah,” tutup Andi. (anti/fajar)

Komentar


VIDEO TERKINI