Job DJ Sepi di Luar Negeri, Evelyn Belajar Baca Quran

Kamis, 23 April 2020 17:11

Beberapa pekerjaan Evelyn Nada Anjani sebagai DJ alias disc jockey dibatalkan. (Instagram evelinnadaanjani)

FAJAR.CO.ID– Beberapa pekerjaan Evelyn Nada Anjani sebagai DJ alias disc jockey dibatalkan akibat pandemi Covid-19. Tidak hanya di dalam negeri, Evelyn menyebut pekerjaannya di luar negeri seperti di Australia, juga terpaksa harus dibatalkan.

“Job DJ aku di luar negeri jadi nggak bisa. Aku harusnya main di Australia, tapi nggak bisa ke sana. Di luar kota juga banyak yang cancel jadinya,” kata Evelyn saat ditemui di bilangan Tendean, Jakarta Selatan.

Terbiasa beraktivitas tiba-tiba tidak ada pekerjaan sama sekali, mantan istri Aming itu sempat merasakan kekhawatiran bakal terjerumus ke hal-hal yang negatif. Dari pada terjerat ke hal yang kurang baik oleh setan atau nafsu, Evelyn akhirnya memutuskan untuk menyibukkan belajar membaca al-Qur’an. Dia pun memulainya dari belajar Iqra’.

Evelyn mengaku tidak malu harus belajar Iqra di usia yang sudah memasuki 28 tahun. Dia justru senang hatinya terketuk untuk belajar membaca al-Qur’an. Apalagi masa kecilnya dihabiskan di Jepang dan dia tidak pernah bersentuhan dengan kitab suci sama sekali di sana.

“Karena banyak pekerjaan yang dicancel, tidak ada pekerjaan, aku takut terjerumus ke hal-hal negatif. Aku akhirnya memutuskan untuk belajar baca Quran,” ungkapnya.

Upaya Evelyn untuk belajar mengaji rupanya sudah sampai ke telinga Aming yang merupakan mantan suaminya. Dia pun mendukung langkah Evelyn untuk terus belajar. Dia juga menyemangati sang mantan agar terus melanjutkan belajarnya sampai benar-benar bisa mengaji.

“Dia bilang, ini hal yang bagus, semangat dan dilanjutkan saja,” bebernya.

Evelyn sendiri sempat kepikiran akan belajar mengaji dan ilmu agama ketika usianya sudah memasuki 40-an tahun. Namun dia bersyukur berkat teman-teman dan lingkungan sekitar yang positif, Evelyn bisa belajar agama lebih cepat dari yang sempat dibayangkan sebelumnya.

“Kalau dalam bayangan aku di umur 40 atau 50 ya (mau belajar agama). Tapi karena lingkungan jadi lebih cepat. Jadi aku sangat bersyukur,” ungkap Evelyn. (jpc)

Komentar