Pembagian Sembako Tak Merata, Rudianto Lallo Tuding Pemkot Tak Becus

Kamis, 23 April 2020 14:12

Ketua DPRD Kota Makassar, Rudianto Lallo.

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo menyebut total anggaran yang disiapkan pemerintah kota dalam penanganan Covid-19 kurang lebih Rp450 miliar. Angka itu sangat fantastis. Namun sampai hari ini yang nampak di permukaan hanya pembagian sembako.

“Dengan anggaran sebesar ini apakah masyarakat Kota Makassar sudah merasakan, apalagi PSBB akan diterapkan,” tanya Rudi saat ditemui di Kantor DPRD Kota Makassar, Rabu (22/4/2020).

Politisi NasDem itu menyarankan untuk menggunakan anggaran BTT sebesar Rp30 miliar dan dana Silpa Rp143 miliar sampai melihat ke depan sejauh mana dampak Covid-19 ini.

“Apakah memungkinkan anggarannya dialihkan ke situ atau bagaimana. Ini tantangan pemerintah kota. Karena provinsi sudah tanggung hotel-hotel untuk isolasi, rumah sakit pun demikian. Jadi peran anggaran pemkot ini untuk apa saja selain penanganan dampak,” lanjut Rudi.

Saat ini, terang Rudi, pemerintah kota telah menyiapkan paket sembako sebanyak 60 ribu. Jumlah ini dianggapnya tidak cukup untuk menjangkau seluruh warga Makassar yang terdampak Covid-19.

“Apakah yang terkena dampak hanya 60 ribu rumah saja? Bagi saya semua orang terkena dampak tanpa terkecuali, baik itu warga asli Makassar maupun pendatang yang tidak bisa pulang kampung. Oleh karenanya pemerintah kota harus menyiapkan logistik yang lebih besar dari jumlah yang ada,” ungkapnya.

Dengan anggaran yang terbilang besar itu, Rudi menantikan kerja nyata Pemkot Makassar di lapangan agar anggaran yang besar itu bisa dirasakan masyarakat.

Komentar


VIDEO TERKINI