Penyesalan Nainggolan

Radja Nainggolan (Foto: Reuters)

FAJAR.CO.ID, CAGLIARI—Gelandang Cagliari, Radja Nainggolan menyesal meninggalkan AS Roma untuk bergabung dengan Inter Milan. Menurutnya, bermain untuk Roma adalah pengalaman luar biasa untuknya.

Pemain Belgia keturunan Indonesia itu angkat kaki dari Olimpico setelah berseteru dengan direktur olahraga Roma, Monchi. Ia pindah ke Inter namun hanya bertahan satu musim di San Siro sebelum ia akhirnya dibekukan pelatih Antonio Conte.

“Saya meninggalkan hati saya di Roma, karena itu adalah pengalaman yang unik. Sayangnya, saya membiarkan kesombongan menguasai saya dan itu membuat saya berganti klub,” kata Nainggolan dalam obrolan Instagram Live dengan juara tenis Fabio Fognini dikutip dari Football Italia.

Dia mengaku ke Inter untuk bersatu kembali dengan Luciano Spalletti. Saat itu, ia mengaku sangat bersemangat. “Saya pergi ke Inter dengan pelatih yang benar-benar menginginkan saya di sana. Saya datang dengan sangat antusias,” tuturnya.

Sayangnya, semua tidak berjalan sesuai harapannya. “Kemudian saya cedera dan memiliki beberapa masalah. Melihat statistik, saya bisa puas, bahkan jika saya bisa berbuat lebih baik. Itu bukan yang terbaik dari Nainggolan di Inter,” tegasnya.

“Aku memang masih berharap diberi kesempatan lagi, tetapi itu tidak terjadi. Itu keputusan yang harus saya terima. Saya memiliki dua tahun lagi pada kontrak saya dengan Inter, kita akan melihat apa yang terjadi, karena begitu banyak yang berubah di klub,” sambungnya.

Bagi Nainggolan, dirinya masih bisa berbuat lebih baik di Inter dan mengharapkan kesempatan itu. Ia juga memastikan hubungan dengan klub sangat bagus. “Saya tidak pernah memiliki masalah di ruang ganti, terlepas dari apa yang dilaporkan,” kuncinya. (amr)

loading...
Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Komentar

Loading...