PSBB Bertepatan Ramadan, Pedagang Takjil Dibolehkan Menjual

Kamis, 23 April 2020 20:32

Ismail Hajiali

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pedagang Ta’jil dipastikan bisa berjualan selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Makassar yang diketahui bertepatan dengan bulan Ramadan.

Hal tersebut diungkapkan juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar, Ismail Hajiali. Ia mengatakan, seluruh pedagang yang menjual jenis bahan pangan boleh melakukan aktivitas jual beli saat ramadan.

“Penjual cendol, ta’jil, dan untuk menu buka puasa itu kan masuk dalam jenis usaha kebutuhan pangan yang dikecualikan, jadi boleh tetap menjual. Di luar dari itu tidak boleh,” ujar Ismail, Kamis (23/4/2020).

Kendati diizinkan menjual, kata Ismail, pedagang harus menerapkan protokol disaster dalam melakukan proses jual beli, pedagang cendol dan ta’jil lainnya harus memenuhi syarat yang telah ditentukan oleh pemerintah di tengah pemberlakuan PSBB.

“Jadi harus tetap jaga jarak, sesuai dengan protokol kesehatan, yah social distancing lah. Harus pakai masker, kos tangan. Dan harus menjaga pergerakan orang, ini yang harus dijaga. Apalagi jika ada cuci tangan disiapkan lebih bagus lagi,” tambah Ismail.

Lebih jauh dia menegaskan, dalam pembatasan sosial yang dilakukan pemerintah, perdagangan pangan dan kebutuhan pokok masyarakat itu tidak dibatasi, selama itu menjaga protokol kesehatan

“Pokoknya penjual cendol, ta’jil dan semacamnya saat di bulan ramdhan boleh saja menjual selama menjaga protokol kesehatan, dan Standar Operasional Prosedur (SOP) PSBB,” ungkapnya. (ikbal/fajar)

Bagikan berita ini:
5
1
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar