Warga Khawatir Terpapar Covid-19, Pemuda Dibiarkan Sekarat dan Meninggal di Jalan

Petugas kesehatan tiba setelah seorang pemuda meninggal di tepi jalan.

FAJAR.CO.ID, PASANGKAYU — Seorang pemuda, Muhammad Kifli (21) meninggal di tepi jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Dusun Palapi Tenggo, Desa Karya Bersama, Kabupaten Pasangkayu, Kamis, 23 April. Dia pun lambat dievakuasi karena warga takut pemuda tersebut terpapar Covid-19.

Sebelum dievakuasi oleh pihak kepolisian, sekitar pukul 12.10 Wita, Kifli sudah terlihat oleh pengendara di tepi jalan masih dalam kondisi hidup. Bahkan hingga meninggal warga hanya berkerumun namun takut mendekat karena khawatir Kifli meninggal karena Covid-19.

Kasat Reskrim Polres Pasangkayu, AKP Pandu Arief Setiawan mengatakan Kifli diketahui meninggalkan rumahnya, Jl Ahmad Yani, Pasangkayu pada Rabu, 22 April 2020 sekitar pukul 00.00 wita. Korban keluar rumah dan sempat diikuti oleh salah seorang keluarga namun kehilangan jejak.

“Kemudian besok harinya (Kamis, 23 April) hingga pukul 08.00 Wita dilakukan pencarian di Pesisir Pantai Tanjung Babia Pasangkayu. Dan Pada pukul 12.30 Wita, keluarga mendapatkan laporan dari warga bahwa yang bersangkutantelah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di Pinggir Jalan,” katanya, Kamis, 23 April 2020.

Dari informasi yang dihimpun kepolisian dari saksi, korban masih terlihat sekitar pukul 09.45 wita sedang berada di depan rumahnya. Dan melihatnya berjalan di tepi jalan poros sambil meninju-ninju ke atas langit dan menendang-nendangkan kakinya.

“Kemudian saksi memperhatikan laki-laki tersebut mengarah ke dalam jalan tani. Setelah beberapa saat kemudian, laki-laki tersebut duduk di atas plat deker gorong-gorong sambil menggerakkan badannya dan tidak lama kemudian lelaki tersebut mengayunkan kepalanya naik turun ke arah plat gorong-gorong,” katanya.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar