Andi Taufan Mundur dari Staf Khusus Jokowi, Netizen: Bubar Ini Lama-lama

Jumat, 24 April 2020 20:08

Andi Taufan Garuda Putra

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kabar mundurnya Andi Taufan Garuda Putra dari jabatan Staf Khusus Presiden Joko Widodo memantik perhatian publik media sosial, terkhusus di Twitter.

Dari pantauan fajar.co.id pukul 19.00 Wita terdapat 4.516 twit berkaitan dengan kemunduran Staf Khusus Jokowi dengan tagar #AndiTaufan. Atensi netter ini membuat nama Andi Taufan jadi peringkat tiga trending topic di Twitter.

Andi mengundurkan diri dari jabatan Staf Khusus Mellenial Presiden pada Jumat, (24/2020). Sebelum Andi, CEO Ruangguru Adamas Belva Devara juga memutuskan tanggalkan jabatan staf khusus.

Surat pengunduran diri itu telah dikirim ke Jokowi pada 17 April 2020 dan telah disetujui. Dalam surat itu, alasan pengunduran dirinya adalah semata-mata dilandasi keinginan untuk mengabdi secara penuh kepada pemberdayaan ekonomi masyarakat terutama yang menjalankan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Polemik utama muncul ketika Andi Taufan menyurati seluruh camat di Indonesia agar perusahaannya ikut ambil bagian dalam menjalankan program relawan desa lawan Covid-19 di Sulawesi dan Sumatera.

Beragam respon dilontarkan warganet. Banyak yang mengapresiasi langkah taktis yang diambil Andi Taufan, namun tak sedikit pula yang nyinyir kepadanya.

“Bravo bro Andi…Menjadi Tua Itu Pasti; Menjadi Dewasa Itu Pilihan. Jangan ikuti jejak : pejabat, birokrat, politisi, pemuka agama, tokoh masyarakat, yg semakin tua malah semakin unfaedah; tukang gaduh,” tulis netter menanggapi pemunduran diri Taufan.

“Bubar neh lama-lama,” cuit akun @imanlagi.

“Sejauh ini peran stafsus milenial tak nampak membawa perubahan baik, yg muncul malah keriuhan dan blunder. Setelah Belva, sekarang Andi Taufan yg mundur. Siapa berikutnya?” timpal warganet lainnya. (endra/fajar)

Komentar