Bagi-bagi iPhone 6 hingga Sumbang Motor, Saksi: Pak Hamri Bilang Itu Honor

Jumat, 24 April 2020 13:48

Hamri Haiya

MAKASSAR, FAJAR — Terdakwa dugaan korupsi fee 30 persen, Hamri Haija, terbilang royal pada stafnya. Dia kerap membagikan uang bonus hingga handphone (HP).

Bendaraha Pengeluaran Kecamatan Rappocini, Muhammad Pahri mengungkap kebiasaan Hamri yang tak lain Camat Rappocini, pada persidangan di Pengadilan Negeri Makassar. Pahri menjadi saksi yang dihadirkan jaksa penuntut umum pada kasus yang menjadikan Hamri Haija sebagai terdakwa.

Hamri diduga terlibat pada kasus dana fee 30 persen kegiatan sosialisasi dan penyuluhan SKPD di kecamatan se-Kota Makassar.

Pahri mengungkapkan, dirinya mendapat HP jenis iPhone 6 dan dana sebesar Rp10 juta untuk beli motor baru. Juga uang Rp5 juta bonus akhir tahun.

“Saya tidak tahu sumbernya. Dia (Hamri Haija) hanya bilang itu honor dan sisa kegiatan sosialisasi. Kalau pastinya saya tidak tahu,” kata Pahri, Kamis (23/4/2020).

Pahri juga menuturkan dirinya sendiri yang menyetorkan uang sebesar Rp1 miliar dan Rp5 juta ke BPKAD. Dana tersebut adalah cash back dari dana sosialisasi yang digelar di Kecamatan Rappocini.

“Saya lupa berapa kali saya serahkan. Tapi semua dana diserahkan ke Bu Wa Ando (staf BPKAD Kota Makassar),” akunya.

Kasubag Keuangan Kecamatan Rappocini, Evi Siswanty mengakui dirinya yang memerintahkan stafnya, Darwin, untuk mengambil uang ke empat kecamatan sebesar Rp150 juta. Dana tersebut merupakan dana sisa fee 30 persen yang belum diserahkan ke BPKAD.

Komentar


VIDEO TERKINI