Bahas Pemimpin, Ustad Felix Siauw: di Kengerian Wabah ini, Kita Masih Dikasih Komedi

Jumat, 24 April 2020 10:34

Ustad Felix Siauw

FAJAR.CO,ID, JAKARTA– Semenjak dua hari terakhir, pernyataan presiden Joko Widodo jadi perbincangan hangat di jagat maya. Pernyataan itu terkait perbedaan mudik dan pulang kampung. Ada yang membela pernyataan presiden dua periode itu, ada pula yang menulis sindiran-sindiran halus.

Ustad Felix Siauw, menulis salah satu kisah dalam perjalanan pemimpin-pemimpin Islam pada zaman dulu. Zaman awal mula kebangkitan Islam. Lewat catatan kecilnya di akun sosial media, Felix menulis tentang ketegasan seorang pemimpin.

“Sekarang kita tahu, pemimpin itu tidak boleh bingung, tidak boleh curhat, tidak boleh plin-plan. Sebab ia panglima tertinggi. Andai yang tertinggi saja galau, bagaimana bawahannya,” tulis Felix.

Berikut catatan Felix Siauw soal ketegasan pemimpin:

Pemimpin Tegas Itu Hasil Syariat

Kebanyakan sahabat sangat lunglai ketika diputuskan bahwa mereka harus pulang lagi ke Madinah di saat itu. Bagaimana tidak, rindu mereka akan thawaf sudah diujung rasa

Namun perjanjian itu sudah terjadi, sahabat Umar yang sedari awal sangat tersinggung dengan poin-poin yang ditawarkan Quraisy, juga sangat terpukul dengan kejadian ini

Sampai-sampai ia berkata pada Rasulullah, “Bukankah engkau adalah Nabi Allah? Bukankah kita diatas kebenaran?”. Sebuah pernyataan yang mewakili rasa hatinya

Tapi panglima tertinggi adalah Rasulullah. Keputusan ada di tangannya, dan beliau tenang menjawab, “Aku utusan Allah, Aku takkan mendurhakai-Nya, Dia-lah penolongku”, keren

Bagikan berita ini:
1
2
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar