Covid-19 Mereda, Daging Vegetarian Jadi Buruan

Jumat, 24 April 2020 11:02

JAGA KESEHATAN: Pelanggan membeli daging di salah satu pasar di Wuhan, Tiongkok. Menu vegetarian semakin menjadi pilihan...

FAJAR.CO.ID, BEIJING– Tak banyak bisnis yang bisa tumbuh saat pandemi virus korona jenis baru sedang mendunia. Bisnis makanan dan minuman makin lesu akibat kebijakan karantina di sebagian besar negara. Namun, bisnis daging-daging ’’palsu’’ justru tengah tumbuh.

Produk itu terbuat dari tumbuhan dan diolah sehingga rasanya mirip daging. Biasanya, produk tersebut dikonsumsi vegetarian. Namun, menu dengan bahan daging sintetis itu kini banyak dicari di Tiongkok.

Restoran dan kafe yang baru kembali beroperasi setelah karantina selama dua bulan tiba-tiba menyediakan menu daging tersebut. Beyond Meat, produsen daging vegetarian asal AS, baru saja menjual produknya di Negeri Tirai Bambu melalui 3.300 jaringan Starbucks.

’’Kami melihat pertumbuhan permintaan daging sintetis di Tiongkok,’’ tulis Beyond Meat sebagaimana yang dilansir BBC.

KFC juga menguji coba nugget ayam vegetariannya pekan depan. Mereka bakal memperkenalkan menu barunya di Shanghai, Guangzhou, dan Shenzhen.

Banyak faktor yang mendorong warga Tiongkok mencari daging vegetarian. Faktor awalnya adalah defisit daging yang dialami akibat wabah flu babi pada 2018. Akibatnya, pelaku industri daging buatan dari Barat melirik Tiongkok dan negara Asia. Beyond Meat sudah meluncurkan produknya di Korea Selatan, Singapura, Thailand, Vietnam, dan Filipina.

’’Kami merasa Asia adalah kunci dari pengembangan bisnis jangka panjang,’’ ungkap Beyond Meat.

Komentar


VIDEO TERKINI