Kampung Nelayan Untia Nol Covid-19, Akses Masuk Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

  • Bagikan

"Kami berlakukan PSBB mulai hari ini, akses masuk ke desa hanya satu pintu. Jika kemarin PSBK kita buka tiga pintu. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan," jelasnya.

"Selama PSBB orang luar tidak boleh masuk, jika memang mendesak harus titip KTP, disemprot disinfektan, suruh cuci tangan. Untuk pengukur suhu tubuh kita belum ada, jadi hanya seadanya saja. Yang pasti pemeriksaannya ketat," lanjut Alwan.

Meski warganya masih belum ada yang terpapar corona, namun warga sepakat menutup rumah ibadah atau masjid di seluruh Kelurahan Untia.

"Untuk rumah ibadah (masjid) di sini sudah ditutup sejak dikeluarkannya imbauan dari MUI Pusat. Imam masjid dan masyarakat sudah sepakat masjid ditutup. Tapi tetap ada adzan melalui pengeras suara, warga salat di rumah masing-masing," ungkapnya.

Alwan berharap bersama warga Kelurahan Untia bisa mempertahankan nol covid tersebut dan terus bahu-membahu melawan penyebaran virus corona. (endra/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan