Dokter Beberkan Sejak Pandemi Corona, Rumah Sakit Kini Kosong Kehilangan Pasien

Sabtu, 25 April 2020 23:12

dr. Hisbullah, Sp.An, dengan latar belakang ruang perawatan rumah sakit yang tampak kosong. (F: Istimewa)

Kita harus memberi keyakinan kpd masyarakat bahwa Insya Allah mereka aman di rumah sakit, protokol yg ada meminimakan resiko penularan di rumah sakit. 

Pemerintah juga harus menyiapkan APD yg cukup kpd Nakes agar mereka lebih percaya diri tdk takut tertular dan mereka terproteksi dgn baik. Yang paling penting adalah mempercepat pemeriksaan swab PCR pd pasien PDP sehingga cepat ada kepastian, padien bisa segera bisa dipisah yg positif dan negatif. Yg menyulitkan saat ini adalah banyaknya pasien PDP yg menunggu hasil atau ada pasien abu2 yg sulit ditentukan dimana mereka semua dirawat dgn full APD. 

Kita stres merawat pasien yg tdk jelas positif negatifnya sehingga terus menerus ber APD ria. Seandainya proses diagnostik kopit bisa cepat, sesungguhnya rumah sakit tdk perlu mencekam, tdk perlu terlalu lama dirawat, yg negatif segera dipulangkan supaya yg baru bisa segera dapat tempat. 

Akhirnya saya mengajak kpd semua pihak utk memaksimalkan fungsi RS jangan sampai banyak orang menderita di rumah karena takut ke RS  sementara rumah sakit juga kosong dan manajemen RS pusing  memikirkan biaya operasional RS karena pemasukan yang sangat berkurang. Jangan sampai terjadi PHK massal terutama tenaga2 honorer. Tdk diminta2 wabah ini berkepanjangan lalu terjadi outbreak, tenaga kesehatan berkurang. 

Semoga bencana covid-19 segera berlalu, Aamiin.

Bagikan berita ini:
5
8
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar