Garuda Indonesia Tutup Penerbangan Domestik Berstatus Zona Merah hingga 31 Mei

Sabtu, 25 April 2020 20:42

Garuda Indonesia

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Garuda Indonesia menangguhkan sementara penerbangan rute-rute domestik yang terhubung dengan wilayah berstatus Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan zona merah penyebaran Covid 19.

Penangguhan ini berlaku mulai Sabtu (25/4/2020) pukul 00.00 waktu setempat hingga tanggal 31 Mei 2020.

Kebijakan ini diambil merujuk Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Musim Mudik Idul Fitri 1441 H dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19 yang memberlakukan larangan sementara penerbangan di dalam negeri melalui bandar udara dari dan ke wilayah yang ditetapkan sebagai pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan/atau zona merah penyebaran corona virus.

“Dengan demikian, mulai Sabtu (25/4/2020) pukul 00.00 waktu setempat, rute-rute penerbangan domestik Garuda Indonesia yang terhubung dengan wilayah berstatus PSBB dan zona merah penyebaran Covid 19 untuk sementara waktu tidak beroperasi,” jelas Garuda Indonesia di situs resminya.

Melalui penyesuaian layanan operasional penerbangan tersebut, Garuda Indonesia masih akan melayani penerbangan ke rute-rute penerbangan yang dikecualikan dalam peraturan menteri tersebut.

Termasuk rute penerbangan domestik dan rute internasional yang tidak terhubung langsung dengan wilayah yang berstatus PSBB maupun wilayah zona merah penyebaran covid-19.

Hingga Jumat siang (24/4/2020), terdapat delapan wilayah PSBB yang termasuk dalam layanan operasional penerbangan Garuda Indonesia yang terdiri dari Jakarta, Surabaya, Bandung, Pekanbaru, Makassar, Sumatera Barat, Banjarmasin, dan Tarakan.

Selain sektor penerbangan yang terhubung dengan wilayah tersebut serta perkembangan wilayah zona merah Penyebaran Covid-19, seluruh layanan operasional penerbangan Garuda Indonesia akan berlangsung dengan normal.

Di wilayah zona hijau, Garuda berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan masyarakat kembali pulang ke daerahnya masing-masing.

“Tentu dengan tetap memperhatikan koridor regulasi yang berlaku khususnya terkait protokol kesehatan dalam operasional penerbangan serta perizinan yang diperlukan,” tegasnya.

Kebijakan penundaan sementara sebagian layanan penerbangan ini merupakan hasil koordinasi intensif dengan pemerintah sebagai upaya berkesinambungan untuk memutus rantai penyebaran pandemi Covid-19 di Indonesia.

“Kami tentunya berharap seluruh elemen masyarakat dapat mendukung kebijakan ini,” sebut Garuda.

Sehubungan dengan kebijakan tersebut, Garuda memgimbau bagi calon penumpang yang berencana terbang ke rute rute di wilayah PSBB dan zona merah, dapat melakukan penyesuaian rencana penerbangan.

Garuda Indonesia memastikan akan memberlakukan kebijakan pembebasan biaya administrasi dalam prosedur penyesuaian rencana penerbangan baik untuk mekanisme reroute, reschedule, serta memberikan voucher tiket penerbangan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam situs itu juga ditegaskan komitmen Garuda atas keberlangsungan distribusi pengiriman kebutuhan logistik dan bantuan misi kemanusiaan bagi masyarakat dapat tetap terpenuhi dengan pengoperasian penuh layanan kargo udara Garuda Indonesia. (endra/fajar)

Bagikan berita ini:
8
8
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar