Ini Alasan Tenaga Medis Wajib Pakai APD Hingga ke Pemakaman

Sabtu, 25 April 2020 04:27

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Relawan penanganan covid-19 mengungkapkan alasan tenaga medis harus tetap menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), meskipun saat memakamkan jenazah covid-19 hingga ke liang lahat. 

Koordinator Relawan Penanganan covid-19, Basuki Cahyo Nugroho mengungkapkan, tenaga medis diwajibkan tetap menggunakan APD, meskipun pasiennya telah meninggal dunia dan belum bisa dinyatakan positif covid-19. 

Alasannya, uji swab jenazah tersebut tetap akan dilakukan pemeriksaan di laboratorium. Meskipun orangnya lebih dulu telah meninggal dunia. 

“Karena kalau tidak pakai APD saat memakamkan, lalu beberapa hari kemudian hasil swabnya keluar dan dinyatakan positif covid-19, kan dokternya harus ikut diperiksa. Yang memandikan jenazah itu juga diperiksa,” katanya kepada Fajar.co.id di RS Sayang Bunda, Jumat (24/4/2020). 

Basuki juga telah mendengar kabar soal lahan milik Pemprov Sulsel, di Kabupaten Gowa dijadikan tempat pemakaman pasien covid-19. Baik yang masih berstatus ODP, PDP, hingga yang sudah didiagnosis positif covid-19. Warga mempertanyakan alasan para dokter tetap menggunakan APD, saat memakamkan jenazah yang jelas-jelas belum didiagnosa covid-19. 

Pemahaman seperti itu, lanjut Basuki, ciri orang yang belum tahu betul tentang cara penanganan wabah virus tersebut. Perlu dilakukan sosialisasi lebih dalam oleh pemerintah atau pun pihak terkait kepada masyarakat. 

“Tetap wajib pakai APD. Bagaimana pun kondisinya jenazah tersebut. Keluar atau belum keluar hasil swabnya, tetap pakai APD. Itu sudah Standar Operational Prosedur (SOP) tenaga medis,” jelasnya. 

Komentar


VIDEO TERKINI