Masih Bandel, Aparat Semprot Warga yang Masih Berkumpul di Makassar

Sabtu, 25 April 2020 08:56

Petugas menyemprotkan air dari mobil damkar untuk membubarkan warga yang masih berkumpul

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Langkah tegas dilakukan pemerintah setempat saat membubarkan warga yang masih berkumpul, pada hari pertama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), di Kota Makassar.

Dengan melibatkan satu unit mobil penyemprot dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), pengunjung di warkop Jalan Tinumbu lari kocar-kacir.

“Mulai kemarin, tim dari kecamatan melakukan patroli untuk melakukan paksaan, kalau melanggar PSBB. Pada pukul 21.00 Wita, semua harus selesai,” kata Camat Bontoala, Syamsul Bahri kepada wartawan, Jumat (24/4/2020).

Apalagi saat melakukan patroli, aparat gabungan yang terdiri dari polisi, TNI, dan beberapa pihak terkait turun membubarkan secara paksa orang yang masih kumpul di warkop.

Namun di Kecamatan Bontoala, lanjut Syamsul, aktifitas yang kerap dilakukan dan membahayakan adalah aksi balapan liar.

“Kami didukung oleh tim Gugus Covid Kota, untuk membubarkan balapan di sekitar Jalan Bandang. Tim dari kecamatan ada yang membubarkan di Jalan Tinumbu, dan beberapa wilayah lainnya,” tambahnya.

Tahap sosialisasi dan uji coba PSBB pun telah dilakukan ke masyarakat. Yakni tahap sosialisasi sejak tanggal 17 hingga 20 April 2020. Tahap uji coba mulai tanggal 21 hingga 23 April 2020. Dan pelaksanaan PSBB dimulai sejak tanggal 24 hingga 7 Mei 2020 mendatang.

Hanya saja masih banyak ditemukan masyarakat yang melanggar. Sudah beberapa kali ditegur untuk menegakkan aturan dalam PSBB, justru tak pernah didengar. Bahkan masih banyak yang berkumpul dan tidak menggunakan masker.

Komentar