Menko Polhukam: Cegah Covid-19 Lebih Penting daripada Pahala Sunnah

Sabtu, 25 April 2020 18:28

Menkopolhukam Mahfud MD (Miftahul Hayat/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, mengatakan, mencegah penularan penyakit covid-19 lebih penting daripada meraih pahala sunnah, seperti contoh menjalankan salat tarawih bersama di masjid.

“Menjauhi atau menghindari masalah, menghindari penyakit tepatnya menghindari covid-19 itu lebih penting daripada kita meraih pahala yang sifatnya Sunnah,” kata Mahfud dalam konferensi video yang diadakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 di Kantor Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Sabtu (25/4/2020).

Dalam mencegah penyebaran virus SARS-CoV-2 penyebab covid-19, pemerintah telah menetapkan kebijakan “physical distancing” sehingga segala jenis ibadah selama ramadan seperti salat tarawih, berbuka puasa bersama agar dilakukan di rumah saja tanpa perlu berkumpul membentuk keramaian demi keselamatan bersama.

“Hindari yang membahayakan itu (covid-19) daripada engkau ingin meraih pahala yang sifatnya sunah padahal yang sifatnya sunah itu bisa dilakukan dengan cara-cara lain dan dikompensasi cara-cara lain,” kata Mahfud.

Mahfud menuturkan, di dalam menjalankan agama, selain umat melaksanakan kegiatan ritual keagamaan kepada Tuhan, juga harus menjaga harmoni dan saling menyelamatkan di antara manusia.

“Bisa dikirim melalui online kalau kita punya sesuatu yang harus disedekahkan tidak harus berkumpul dalam buka bersama,” ujarnya.

Kendati harus menjaga jarak dan tidak bisa berkumpul bersama banyak orang selama pandemi covid-19, tapi silaturahmi tetap bisa terjaga melalui jaringan komunikasi dan virtual.

Komentar