Ahmad Basarah Sebut Ulah Stafsus Milenial Coreng Wibawa Jokowi

Minggu, 26 April 2020 18:59

Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah (dok MPR RI)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah menyebut kasus yang mendera dua mantan Staf Khusus Presiden, Belva Devara dan Andi Taufan Garuda, telah mencoreng wibawa Presiden Joko Widodo. Dua kejadian itu harusnya menjadi pelajaran bagi stafsus lainnya di sekeliling Jokowi.

“Ini harus menjadi pelajaran bagi semua staf khusus presiden dan semua penyelenggra negara maupun pejabat pemerintahan, untuk selalu menghindari penyalahgunaan wewenang atau abuse of power,” ujar Basarah dalam keterangan tertulisnya pada JawaPos.com (grup fajar.co.id).

Basarah juga menyesalkan, karena kasus itu menimpa dua staf khusus yang merupakan harapan generasi milenial. Tapi, di balik kasus yang menimpa dua orang itu, tentu banyak yang dapat dipetik hikmahnya terutama soal penyalahgunaan wewenang.

Ketua DPP PDI Perjuangan itu lebih jauh mengatakan, pada dasarnya setiap pejabat pemerintahan wajib menaati UU administrasi pemerintahan. Di dalam UU ini disebutkan bahwa untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan, badan dan/atau pejabat pemerintahan dalam menggunakan wewenang harus mengacu pada asas-asas umum pemerintahan yang baik dan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Undang-undang ini juga bisa digunakan untuk menyelesaikan permasalahan dalam penyelengaraan pemerintahan,” jelas Basarah.

Mantan Sekjen Gerakan Mahasiswa Nasional Indonessia (GMNI) periode 1996 – 1999 itu berharap, hukum administrasi pemerintahan dapat menjadi solusi dalam memberikan perlindungan hukum, baik bagi warga masyarakat maupun pejabat pemerintahan, sehingga instrumen UU No. 30/2014 menjadi acuan normatif dalam urusan pemerintahan negara.

Komentar


VIDEO TERKINI