Cek Larangan Mudik, Khofifah Pantau Tol Ngawi

Minggu, 26 April 2020 21:20

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jum'at (14/2). Foto: Humas Pemprov Jatim

FAJAR.CO.ID, SURABAYA– Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memantau arus mudik dari daerah Jabodetabek yang merupakan zona merah penyebaran Covid-19 di jalur tol Ngawi sebagai tindak lanjut kebijakan pemerintah tentang larangan mudik. Sejak larangan mudik berlaku, ada 1.170 kendaraan yang melintas di delapan titik penyekatan atau cek poin untuk masuk wilayah Jawa Timur.

Menurut Khofifah, berdasar laporan dari Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, kendaraan-kendaraan tersebut diminta untuk putar balik ke daerah asal. Pihaknya meminta kesadaran para pemudik untuk melakukan putar balik ke daerah asalnya demi memutus rantai penyebaran Covid-19. Dari sebanyak 1.170 kendaraan tersebut, sekitar 550 unit kendaraan di antaranya dari cek poin Ngawi. Artinya di Ngawi ini menjadi pintu masuk utama Jatim yang sangat strategis.

”Terdapat delapan penyekatan untuk masuk wilayah Jawa Timur. Salah satunya adalah cek poin di Ngawi ini. Sesuai laporan dari Dinas Perhubungan Jawa Timur, ini merupakan titik masuk Jatim yang paling ramai,” ujar Khofifah seperti dilansir dari Antara di sela kegiatan pengecekan di titik pintu keluar tol Ngawi pada Minggu (26/4).

“Ada hal-hal yang dikecualikan dan tidak dikecualikan terkait larangan mudik. Yang termasuk dikecualikan misalnya angkutan urusan logistik, urusan telekomunikasi, dan kesehatan. Sedangkan yang tidak termasuk dikecualikan, diminta untuk melakukan putar balik,” tambah Khofifah.

Komentar