Cek Larangan Mudik, Khofifah Pantau Tol Ngawi

Minggu, 26 April 2020 21:20

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jum'at (14/2). Foto: Humas Pemprov Jati...

“Ada hal-hal yang dikecualikan dan tidak dikecualikan terkait larangan mudik. Yang termasuk dikecualikan misalnya angkutan urusan logistik, urusan telekomunikasi, dan kesehatan. Sedangkan yang tidak termasuk dikecualikan, diminta untuk melakukan putar balik,” tambah Khofifah.

Selain diminta putar balik, selama pemeriksaan petugas di titik cek poin, pemudik juga dimintai keterangan tentang daerah asal, kartu identitas hingga tes kesehatan. Pemudik juga diperiksa suhu tubuh dan diberi tanda kartu berupa orang dengan risiko (ODR).

Aparat gabungan melakukan penyekatan di delapan titik pintu masuk wilayah Jawa Timur untuk mencegah gelombang arus mudik dari daerah Jabodetabek, yang merupakan zona merah penyebaran Covid-19. Penyekatan juga bagian dari larangan mudik yang berlaku 24 April hingga 31 Mei. Adapun penyekatan dilakukan aparat gabungan dari Pemprov Jatim bersama Polda Jatim dan Kodam V/Brawijaya.

Delapan titik yang dijaga ketat tersebut meliputi perbatasan Tuban, Bojonegoro-Cepu, Ngawi-Mantingan-Sragen jalur biasa, Ngawi-Mantingan-Sragen jalur tol, Magetan-Sarangan-Karanganyar, Ponorogo-Wonogiri, Pacitan-Wonogiri, dan Pelabuhan Ketapang-Banyuwangi. Cek poin lain berada di Terminal Bus Kertonegoro Ngawi dan Terminal Bus Kembang Putih Tuban.

Bagikan berita ini:
9
9
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar