Guru Honorer Non-K2: Satu per Satu Permintaan Kami kepada Presiden Telah Dikabulkan

Minggu, 26 April 2020 16:40

Para pengurus DPP Forum Honorer Non-Kategori 2 PGHRI (Persatuan Guru Honorer Republik Indonesia). Foto: istimewa for JPN...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Merasa kasihan dengan siswanya yang tidak bisa mengirim tugas melalui WhatsApp, Raden Sutopo Yuwono, guru honorer non-K2 di Kabupaten Purworejo, Jateng, memberikan ponselnya ke muridnya itu.

Sutopo yang juga Ketum Forum Hononer Non-K2 Persatuan Guru Honorer Republik Indonesia (PGHRI) mengatakan, selama pembelajaran di rumah, komunikasi antara siswa dan guru hanya lewat grup WhatsApp.

Masalahnya, beberapa siswa tidak dapat mengirim tugas melalui WA karena tak punya handphone.

“Ada beberapa siswa yang tidak bisa ikut daring melalui WA Grup. Selaku guru kelasnya kami tersentuh untuk memberikan HP guna membantu peserta didik sebagai bentuk dukungan menyukseskan program daring dan sosialisasi pandemi COVID-19,” tutur Sutopo kepada JPNN.com (grup fajar.co.id), Minggu (26/4).

Sebagai bentuk rasa syukur karena NUPTK (nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan) telah terbit, Sutopo menghibahkan ponselnya kepada salah satu siswanya.

Dia berharap, meski hanya ponsel bekas, tetapi masih bisa dipakai siswanya itu mengikuti pembelajaran dari rumah selama Pandemi Covid-19.

Yang membuat Sutopo terharu, Sabtu malam, 25 April 2020, kedatangan tamu spesial. Siswa yang diberikan ponsel datang bersama orang tuanya, ke rumah Sutopo.

Mereka memberikan beras hasil panen dan menyampaikan terima kasih kepada guru itu yang memberikan ponsel demi kelancaran tugas daring selama pandemi Covid-19.

Komentar


VIDEO TERKINI