Larangan Mudik, 28 Kendaraan Dipaksa Putar Balik

Minggu, 26 April 2020 17:08

Ilustrasi-- Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono saat meninjau Tol Jakarta-Cikampek KM 31, Jumat (24/4). (Istimewa)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Direktorat Lalu Lintas Polda Sulsel menindaki 28 kendaraan pribadi yang hendak melakukan perjalanan keluar Kota Makassar. Sejak diberlakukan kebijakan Permenhub nomor 25 tahun 2020 tentang pengendalian transportasi selama masa Idulfitri 1441 H dalam rangka pencegahan covid-19, perbatasan dijaga ketat oleh Dirlantas Polda Sulsel, Dishub Sulsel, dan Dishub Kota Makassar.

“Selama 3 hari pelaksanaan operasi ketupat jumlah kendaraan pribadi yang mau mudik telah dilakukan putar balik kendaraan sebanyak 28 unit di antaranya R2 sebanyak 20 Unit dan R4 sebanyak 8 unit,” ucap Direktorat Lalu Lintas Polda Sulsel, Kombes Frans Santoe (26/4/2020).

Diketahui operasi ketupat diberlakukan bersamaan dengan kebijakan Permenhub yang yang memberhentikan sementara operasional kendaraan sejak 24 april hingga 31 Mei 2020.

“28 itu kendaraan pribadi semua, karena kendaraan umum sudah tidak bisa operasional lagi sesuai aturan Permenhub, kecuali seperti kendaraan yang muat logisitik, BBM,” jelasnya.

Kepala Dirlantas Polda Sulsel membeberkan mekanisme pemberhentian kendaraan dilakukan dengan mengecek KTP, melihat isi kendaraan, dan mewawancarai pengemudi.

“Kendaraan kita berhentikan. Kita cek, kita wawancara, kita minta KTP-nya. Saya kira kalau mudik kelihatan dia bawa barang, dilihat apakah dia pakai masker atau tidak, cuma lebihnya kalau dia mau mudik kita balikkan,” bebernya.

Menurutnya kebijakan pemerintah sudah tepat untuk melarang mudik guna memutus mata rantai penyebaran covid-19.

“Inikan sudah instruksi pemerintah, kebijakan pemerintah kalau memang sayang keluarga yah tidak usah mudik,” jelasnya.

“Ini bukan larangan pemerintah tapi mari kita mendukung apa yg menjadi kebijakan pemerintah karena ini untuk masyarakat juga, jangan orang di kampung sehat kita pulang kampung mereka semua sakit karena kita yang bawa wabah,” tutup Kombes Frans. (anti/fajar)

Bagikan berita ini:
9
9
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar