Lukaku Dikritik, Pelatih Belgia Singgung Kaki Kanan Maradona

Minggu, 26 April 2020 06:49

Pelatih Belgia, Roberto Martinez/Giuseppe CACACE / AFP via Getty Images

FAJAR.CO.ID, MILAN—Pelatih Belgia, Roberto Martinez mengeluhkan para pakar yang menghabiskan terlalu banyak waktu untuk mengeritik striker Inter Milan, Romelu Lukaku. Ia menyebut sang pemain tidak mendapat perlakuan adil.

Mantan Manajer Everton yang melatih Lukaku di Goodison Park itu berbicara kepada surat kabar The Times setelah Lukaku membuat awal yang mengesankan di Inter. Sebelum liga dihentikan sementara, bomber timnas Belgia itu sudah mencetak 23 gol dalam 35 pertandingan kompetitif.

“Para pakar memiliki keahlian ini untuk selalu menyoroti apa yang tidak dilakukan pemain. Ada pemain tertentu yang selalu kami soroti untuk hal-hal baik yang mereka lakukan, dan untuk pemain lain ada hal-hal yang kami soroti yang tidak mereka lakukan. Rom masuk ke dalam kategori itu setelah waktunya di Chelsea,” ujar Martinez dikutip Football Italia.

Ia menegaskan, semua orang tahu kemampuan Lukaku. Tapi, setelah pindah ke Manchester United, orang selalu hanya berbicara tentang gol. Ketika ia gagal melesakkan gol, maka saat itu penampilannya dianggap buruk.

“Dia memiliki beberapa musim yang fenomenal di Everton, tetapi saat dia meninggalkan Everton (ke Manchester United) hampir ada perasaan bahwa semua orang akan menyoroti ketika Rom tidak mencetak gol,” tegas Martinez.

Pelatih berpaspor Spanyol itu mengaku, Lukaku memiliki kualitas luar biasa. Hanya saja, orang selalu berusaha membuatnya terlihat buruk. Dan itu menurutnya sedikit aneh sebab beberapa orang di masa lalu bahkan sama sekali tidak tersentuh kritik meski mereka menunjukkan kekuarangan mencolok.

“Dia pencetak gol, dia tidak bisa diukur tentang hal-hal lain yang tidak dia lakukan, seperti Diego Maradona, tidak baik dalam permainan set defensif atau tidak bisa menggunakan kaki kanannya. Tidak ada yang akan berbicara berapa kali Maradona menggunakan kaki kanannya,” ujarnya.

Lukaku mencetak 52 gol dalam 84 caps senior untuk Belgia. Bulan depan, ia akan berusia 27 tahun. Martinez percaya bahwa Lukaku akan terus menunjukkan kehebatannya sebagai predator. “Rom adalah pencetak gol. Itu pekerjaannya, dan apa yang dia lakukan yang terbaik,” kunci Martinez. (amr)

Bagikan berita ini:
6
3
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar