Marak Aktivitas Berkumpul, Polisi Pakai Baju Hazmat Bubarkan Warga

Minggu, 26 April 2020 14:01

Foto: Ikbal/FAJAR

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Sudah berbagai cara dilakukan aparat keamanan untuk membubarkan warga yang masih berkerumunan di tengah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Mulai dari teguran langsung hingga tindakan penyemprotan. Namun, cara tersebut sepertinya tidak mempan. Masih banyak ditemui warga yang melakukan aktivitas berkerumun.

Kapolrestabes Makassar pun melakukan cara berbeda yang tergolong unik untuk membubarkan warga yang berkerumun yakni dengan cara memakai Alat Pelindung Diri (APD) berupa baju hazmat.

Humas Polrestabes Makassar, Kompol Edhi Supriadi, mengatakan bahwa ide menggunakan pakaian APD tersebut berasal dari pimpinannya. Itu dengan tujuan memberi penyadaran pada warga yang masih bandel keluar rumah saat penerapan PSBB.

“Memakai pakai baju APD untuk mengusir warga yang masih saja nongkrong tersebut merupakan ide dari Pak Kapolrestabes, Kombes Yudhiawan. Mereka baru sadar kalau didatangi petugas pakaian APD karena takut terinfeksi Covid 19,” ujarnya, Sabtu ( 25/04/2020)

Akibatanya, warga yang berkumpul di tepi jalan langsung kabur saat didatangi petugas yang berpenampilan seperti tenaga medis berpakaian APD warna putih.

Selain itu, kata dia, setiap melakukan patroli, anggota Polrestabes Makassar mengikutsertakan dokter untuk memeriksa suhu badan warga yang berada di luar rumah.

“Jika suhu badannya di atas normal, tim dokter langsung akan melaporkan warga tersebut ke tim gugus COVID-19 Makassar, warga itu pun akan menjalani pemeriksaan lanjutan,” jelasnya. (ikbal/fajar)

Bagikan berita ini:
8
10
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar