Balita 1,5 Tahun Covid-19, Anak Pedagang Bakso di Probolinggo

Senin, 27 April 2020 10:50
Belum ada gambar

Ilustrasi-- Bayi yang baru lahir memakai pelindung wajah sebagai pencegahan virus SARS-CoV-2. Foto pada Jumat (3/4) itu ...

FAJAR.CO.ID, KRAKSAAN – Pasien positif Covid-19 (Coronavirus Disease 19) di Kabupaten Probolinggo bertambah. Balita 1,5 tahun asal Desa Tamansari, Kecamatan Dringu, dinyatakan positif korona usai dilakukan tes swab.

Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr Anang Budi Yoelijanto mengatakan, pihaknya masih mendalami riwayat balita positif ini. Sebab, sampai saat ini diketahui balita tersebut tidak melakukan perjalanan ke mana-mana.

“Untuk riwayat dan kondisinya ini masih kami perdalam. Sejauh ini yang kami peroleh, balita ini tidak dari mana-mana,” katanya.

Orang tua balita tersebut merupakan pedagang bakso yang memakai rombong. Sehingga, kontak dengan warga sangat sedikit. “Awalnya anak ini sakit sesak napas. Kemudian, dibawa ke RS Wonolangan. Dari Wonolangan, dirujuk ke RSUD Tongas dan dilanjut tes swab. Hasilnya positif,” ungkap Anang.

Ia menjelaskan, kasus balita ini tidak ada hubungannya dengan pasien positif sebelumnya. Ia juga tidak masuk dalam klaster sebelumnya. Karena itu, pihaknya masih akan memperdalam kasus balita positif ini. “Pasien ini kami anggap klaster bebas,” ungkapnya.

Saat ini, pihaknya masih memperdalam tracking pada pasien positif ini. Sejauh ini diketahui, pasien ini terus melakukan isolasi mandiri. Ia tidak kontak dengan siapapun, kecuali orang tua.

Balita itu juga masuk dalam daftar PDP (pasien dalam pengawasan) sebelumnya. “Yang kami tracking sejauh ini adalah keluarganya. Ada empat orang di keluarga itu,” tuturnya.

Bagikan berita ini:
5
1
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar