Budi Karya: Penerbangan Komersial Diperbolehkan untuk Kepentingan Bisnis, Bukan untuk Mudik

Senin, 27 April 2020 17:34

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (26/2). (Saifan Zaking/JawaPos.com)

Namun ada penerbangan yang dikecualikan yaitu untuk penerbangan pimpinan lembaga tinggi negara, wakil kenegaraan untuk organisasi internasional, serta organisasi penerbangan khusus pemulangan WNI/WNA. Kemudian untuk penegakan hukum, pelayanan darurat petugas penerbangan, operasional kargo penting, dan penerbangan penting lain seizin menteri dalam penanganan Covid-19.

“Tadi ada catatan permintaan pebisnis diperkenankan naik pesawat. Saya bilang monggo, tapi protokol kesehatan harus ketat,” tambah Budi Karya.

Budi Karya juga masih mempertimbangkan asas persamaan terkait diskresi tersebut. “Namun juga ada asas equality. Kalau yang minta udara, bus enggak boleh, nanti orang miskin bilang masa cuma yang kaya yang boleh? Jadi, harus hati-hati,” pungkasnya. (jpc)

Komentar