Carut Marut Izin Toko Bintang, Kasrudi: Walikota Plin Plan, Warga Jadi Tak Patuh

Senin, 27 April 2020 10:21

Anggota DPRD Makassar, Kasrudi.

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Tiga hari penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Makassar, Pemerintah Kota (pemkot) seolah gagap menegakkan aturan yang dirancangnya sendiri.

Surat izin usaha Toko Bintang yang menjual aksesoris telepon genggam yang diterbitkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar seolah menafikkan aturan yang mereka buat.

Sehingga Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang dikomandoi Imam Hud dibuat malu saat akan menindak toko yang dianggapnya melanggar aturan PSBB.Namun bisa menunjukkan sepucuk surat sakti yang dikeluarkan koleganya sendiri.

Insiden buruknya koordinasi antar pejabat ini sangat disayangkan Anggota Komisi A DPRD Kota Makassar, Kasrudi. Ia menganggap peristiwa tersebut sebagai bukti nyata buruknya tata kelola pemerintahan di Kota Makassar.

Sehingga ujung-ujungnya rakyat yang dikorbankan atas ketidakbecusan pemerintah, terlebih dalam penanganan covid-19.

Meski akhirnya izin usaha yang dikeluarkan per tanggal 23 April kemarin, kembali dicabut namun peristiwa yang sempat viral di media sosial ini telah mencoreng wibawa Pj Walikota Iqbal Suhaeb sebagai pucuk tertinggi kepemimpinan di Kota Makassar.

“Tidak ada ketegasan dari Pj Walikota. Saya melihat ada keberpihakan terhadap orang berduit atau orang kaya. Dia yang buat aturan, dia juga yang langgar,” tegas Kasrudi saat dihubungi, Minggu (26/4/2020).

Legislator Partai Gerindra itu meminta insiden serupa tidak terjadi lagi. Pasalnya, hal ini menjadi tontonan masyarakat sehingga meninggalkan preseden buruk di mata masyarakat.

Komentar


VIDEO TERKINI