Izin Toko Bintang, Bukti Aparat Pemerintah Tidak Kompak Tegakkan PSBB

Senin, 27 April 2020 22:39

Toko Bintang

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah yang memberikan izin kepada toko bintang menuai beragam kritik, termasuk Direktur LBH Makassar Haswandy Andi Mas saat dikonfirmasi fajar.co.id (27/4/2020).

Menurutnya dengan adanya izin menjual kepada Toko Bintang ataupun kepada toko toko lainnya jelas merupakan bentuk ketidak konsistenan pemerintah dalam penerapan kebijakan.

“Jangankan pada saat pemberlakukan kebijakan PSBB, seharusnya jauh sebelumnya pemberlakukan PSBB tidak ada lagi perizinan,” ucapnya.

Sesuai regulasi PSBB diatur bahwa semua bidang usaha diluar bahan pokok, BBM, telekomunikasi, kesehatan dan energi harus ditutup.

Melihat ini, Haswandy mengatakan kebijakan yang dibuat pemerintah terkesan konyol dan hanya untuk dipermainkan. 

“Pemerintah tidak bisa lagi membuka perizinan usaha yang telah dilarang. Bahkan termasuk berbagai jenis usaha yang sebenarnya dibolehkan dalam kebijakan,” jelas Dirut LBH Makassar tersebut.

“Karena bisa jadi para pebisnis yang awalnya usahanya bukan menjual kebutuhan pokok malah beralih ke usaha kebutuhan pokok, seperti yang terjadi pada Toko Alaska yang sebenarnya hanya menjual peralatan rumah tangga namun kemudian mengajukan juga izin usaha kebutuhan pokok,” lanjutnya.

Lebih jauh kata dia, dalam perspektif sosilogi hukum, pemerintah telah gagal menjaga kewibawaan hukum yang dibuatnya sendiri dan hilangnya wibawa pemerintahan dihadapan rakyatnya sendiri yang dapat berakibat buruk yakni pembangkangan sosial. (anti/fajar)

Bagikan berita ini:
7
7
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar