Kontak Tembak Teroris Poso, Anak Buah Ali Kalora Tewas

Senin, 27 April 2020 13:19

Kapolda Sulteng Irjen Pol Syafril Nursal (tengah) saat jumpa pers di RS Bhayangkara Polda Sulteng di Palu pada Senin (27...

FAJAR.CO.ID, PALU– Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah Irjen Syafril Nursal memastikan R yang dikabarkan tewas di Kabupaten Poso saat terjadi kontak tembak dengan Satgas Tinombala adalah salah satu DPO kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora. Kapolda mengatakan, R dari Ambon, Maluku, bergabung ke Poso beberapa waktu lalu.

”Peristiwanya pada Sabtu (25/4) sekitar pukul 15.40 Wita di pegunungan Padopi Poso Pesisir antara tim kita Bravo 8 dengan DPO Mujahidin Indonesia Timur,” kata Syafril Nursal seperti dilansir dari Antara di Palu pada Senin (27/4).

Kapolda menegaskan, dalam kontak tembak tersebut, satu dari DPO atau teroris Mujahidin Indonesia Timur tertembak mati, sementara yang lain melarikan diri. ”Beberapa rekannya diduga ada juga mengalami luka tembak, namun masih bisa melarikan diri, kendala cuaca saat itu sudah gelap dan medan yang berat sehingga pengejaran terhadap mereka yang diduga tertembak dihentikan sementara,” kata Syafril Nursal.

Kapolda menjelaskan, medan lokasi terjadinya kontak tembak berjurang sehingga digunakan para DPO untuk meloloskan diri dari kejaran aparat. ”Jadi saat terjadi kontak tembak. mereka melarikan diri ke jurang. Namun tim kita sampai hari ini terus memburu mereka. Kita terus kejar, mudah-mudahan ada yang dapat lagi,” ujar Syafril Nursal.

Menurut Kapolda, jenazah korban saat ini telah berada di RS Bhayangkara Polda Sulteng untuk proses otopsi dan selanjutnya akan dimakamkan di Palu. ”Jenazah akan dimakamkan di Palu karena pertimbangan keamanan. Situasi juga tidak memungkinkan karena korona ini. Namun kita tetap komunikasikan dengan keluarga,” ucap Syafril Nursal. (jpc/fajar)

Komentar


VIDEO TERKINI