Puluhan Masjid Salat Jumat dan Tarawih Berjemaah, Bayu: Masjidilharam Saja Ditutup

Senin, 27 April 2020 15:03

Tim Satgas COVID-19 Sampang, saat mengevakuasi jenazah warga yang meninggal dunia di masjid saat hendak menunaikan shala...

FAJAR.CO.ID, MATARAM – Satuan Polisi Pamong Praja Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, masih mendapatkan sedikitnya 84 hingga 90 masjid tersebar di enam kecamatan se-Kota Mataram, masih melaksanakan salat Jumat dan Tarawih berjemaah.

“Sebelum Pemkot Mataram mengeluarkan kesepatakan bersama, kami bersama TNI/Polri sudah pernah melakukan upaya persuasif agar masyarakat untuk sementara tidak melaksanakan salat berjemaah di masjid, tapi dicuekin, dengan alasan belum ada informasi dan instruksi tegas,” kata Komandan Satuan Polisi Pamong Praja (Dansatpol PP) Kota Mataram Bayu Pancapati di Mataram, Senin.

Menurut dia, masih kurangnya kesadaran masyarakat terhadap penerapan physical dan social distancing di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) menjadi salah satu kendala pemerintah melakukan upaya percepatan penanganan COVID-19 di daerah itu.

Oleh karena itu, diharapakan, dengan telah dikeluarkannya kesepakatan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Mataram bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang imbauan masyarakat untuk tidak melaksanakan salat berjemaah atau aktivitas lainnya di masjid sementara waktu selama pendemi COVID-19, dapat dipatuhi oleh masyarakat.

“Hal tersebut dalam upaya mencegah, sekaligus memutus rantai penyebaran wabah COVID-19, di mana dari hari ke hari masyarakat yang terpapar positif COVID-19 Kota Mataram semakin bertambah. Terlebih saat ini telah terjadi transmisi lokal penyebaran virus di Kota Mataram,” katanya.

Komentar


VIDEO TERKINI