Setelah Bupati Muara Enim, KPK Ciduk Ketua DPRD dan Eks Kadis PU

Senin, 27 April 2020 09:00

Ketua KPK, Firli Bahuri. (IST)

FAJAR.CO.ID,JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil menangkap dua orang tersangka berinisial RS dan AHB di Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (26/4/2020) pagi kemarin.

Dari hasil penelusuran Fajar.co.id, keduanya adalah Ketua DPRD Muara Enim, Aries HB. Satu orang lainnya ialah eks Kepada Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim, Ramlan Suryadi.

Ketua KPK Firli Bahuri mengaku penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan penyidikan kasus korupsi pembangunan jalan yang menjerat Bupati Muara Enim nonaktif Ahmad Yani.

“Penangkapan dua tersangka hasil pengembangan penyidikan kasus korupsi Kabupaten Muara Enim atas tersangka RS dan tersangka AHB,” ujar Ketua KPK Firli Bahuri melalui keterangan pers, Minggu (26/4/2020) malam.

Firli menerangkan penangkapan dua tersangka itu dilakukan di rumahnya masing-masing di Palembang pada Minggu pagi pukul 07.00 WIB dan pukul 08.30 WIB.

“Hasil penyidikan diperoleh bukti yang cukup sehingga KPK dapat menemukan kedua tersangka tersebut,” jelas Firli.

Terkait dengan kasus suap pembangunan jalan senilai Rp130 miliar, Bupati Muara Enim nonaktif Ahmad Yani dituntut tujuh tahun penjara serta denda Rp300 juta subsider enam bulan penjara dan wajib mengembalikan kerugian negara senilai Rp3,1 miliar.

Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun menuntut agar hak politik Yani dicabut.

Firli Bahur menegaskan meski dalam situasi darurat wabah Covid-19, KPK tetap berkomitmen terhadap pencegahan dan penindakan tindak pidana korupsi.

Komentar


VIDEO TERKINI