Ada Kabar Baik untuk Pelaksanaan Haji 2020

Selasa, 28 April 2020 17:19

FOTO: DOK TERDAMPAK CORONA: Jemaah melakukan Tawaf al-Ifada, pada puncak peziarahan haji tahunan di Masjidil Haram di ko...

FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Kementerian Agama (Kemenag) menyampaikan, bahwa World Hajj and Umrah Convention (WHUC) telah melakukan survei persiapan pelaksanaan haji tahun 1441H/2020M yang melibatkan 25 negara pengirim jemaah haji. Dari 25 negara tersebut, salah satunya termasuk Indonesia.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag, Nizar mengatakan, Hasil survei ini nantinya akan dilaporkan kepada Menteri Haji dan Raja Salman sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan.

“Hasil survei ini nantinya diharapkan dapat memberikan masukan untuk Kementerian Haji atau Raja Salman dalam mengambil kebijakan tentang penyelenggaraan haji 1441H/2020M,” kata Nizar, Senin (27/4).

Nizar menambhakan, dari 25 negara yang berpartisipasi dalam pelaksanaan survei, sudah ada 15 negara yang mengembalikan form survei tersebut, termasuk Indonesia.

“Sejauh ini sebanyak 15 negara yang sudah mengembalikan form survei tersebut, termasuk Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Konsul Haji KJRI Jeddah, Endang Jumali menjelaskan, bahwa survei yang dilakuakn WHUC ini antara lain menggali informasi tentang persiapan dan langkah kesehatan yang diambil setiap negara dalam penanganan Covid-19.

Selain itu, survei juga terkait kesiapan setiap negara jika kebijakan haji akan mempertimbangkan pembatasan aspek umur maksimal 50 tahun.

“Survei juga menanyakan tentang kesiapan negara jika harus ada karantina sebelum perjalanan dan ketika tiba di Saudi. Juga tentang kesiapan setiap negara jika ada pengurangan kuota sebanyak 20%,” terangnya.

Komentar


VIDEO TERKINI