Asyik Minum Ballo, Polisi Berbaju Hazmat Datang Bubarkan Kerumunan Warga

Selasa, 28 April 2020 15:19

Polisi membubarkan kerumunan warga

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Sudah diimbau tidak berkumpul, masih saja berbuat. Beberapa warga Kota Makassar tampak acuh dengan aturan PSBB saat ini. Di Jalan Tentara Pelajar misalnya. Pemuda di sana berkumpul, bahkan minum minuman keras (Miras) di tengah dinginnya malam saat itu.

Miras yang mereka minum jenis ballo, minuman beralkohol tradisional khas Sulawesi Selatan (Sulsel) yang terbuat dari getah warna putih pada pohon lontar.

Seakan-akan tak cukup jika hanya membawa petugas bersenjata, untuk membubarkan mereka. Ada cara lain. Tim Angngaru Respon Sat Sabhara Polres Pelabuhan mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) berupa baju azmat, ala dokter yang merawat pasien covid-19.

“Kita kerahkan anggota yang pakai baju azmat agar mereka takut untuk berkumpul lagi,” kata Kasat Sabhara Polres Pelabuhan, Iptu Asfada (28/4/2020).

“Kita lakukan pendekatan, kita amankan kursi yang mereka gunakan, dan minumannya kita buang di lokasi itu juga,” sambung perwira polisi berpangkat dua balok ini.

Mereka tak bisa berbuat banyak saat petugas datang. Agar mereka jerah, semuanya dimintai identitas masing-masing agar mudah terpantau oleh petugas jika orang tersebut masih berbuat hal yang sama. “Kita akan pidana hukum, yaitu tindak pidana ringan,” tambah Asfada.

Pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Makassar sejak 24 April hingga 7 Mei 2020 mendatang, membuat anggota Sat Sabhara Polres Pelabuhan gencar melakukan patroli setiap malam.

Komentar