Bebas Penjara, Ronaldinho Akan Cium Miguelina

Ronaldinho mengaku tidak tahu paspornya palsu. (Foto: Norberto DUARTE / AFP)

FAJAR.CO.ID, ASUNCION—Legenda Brasil dan Barcelona, Ronaldinho berharap masalah skandal paspor palsu yang menyeretnya ke balik tahanan akan segera berakhir. Mantan pemain AC Milan itu mengaku sudah punya rencana setelah ia bebas.

Pria berusia 40 tahun itu mengungkapkan hal pertama yang akan dia lakukan ketika dia bebas adalah memberikan ciuman besar kepada ibunya, Miguelina. Menurutnya, sang ibu sudah mengalami masa-masa sulit belakangan ini.

“Hal pertama yang akan saya lakukan adalah memberi ciuman besar pada ibuku. Dia telah mengalami masa sulit sejak awal krisis coronavirus,” katanya dalam sebuah wawancara eksklusif dengan harian Paraguay, ABC Color dikutip dari FOX Sports.

Ronaldinho mengakui bahwa dia tidak pernah membayangkan akan menemukan dirinya dalam kesulitan saat ini. Ia bersikeras tidak tahu menahu mengenai paspor Paraguay yang dia dan saudaranya gunakan untuk masuk ke negara itu pada 4 Maret.

“Kami benar-benar terkejut ketika kami menemukan dokumen-dokumen yang tidak sah. Sejak saat itu, niat kami adalah bekerja sama dengan pengadilan untuk mengklarifikasi semua ini,” jelas Ronaldinho.

Eks mega bintang itu kini berada di Hotel Palmaroga di mana dia menjalani tahanan rumah sejak dibebaskan dari sel penjara pada 7 April lalu. “Saya memiliki keyakinan. Saya selalu berdoa agar semuanya baik-baik saja dan semua akan segera berakhir,” ujarnya.

Bagi Ronaldinho sendiri, mendekam di balik jeruji adalah pukulan keras baginya. “Saya tidak pernah membayangkan akan berada dalam situasi seperti ini. Sepanjang hidup saya, saya telah mencoba untuk mencapai tingkat tertinggi saya secara profesional dan membawa kebahagiaan kepada orang-orang dengan permainan sepak bola saya,” jelasnya.

Ia dan saudaranya ditangkap pada 6 Maret setelah memasuki Paraguay dengan paspor palsu yang menunjukkan bahwa mereka adalah warga negara Paraguay yang dinaturalisasi. Investigasi kriminal kemudian menyebabkan penangkapan lebih dari selusin orang termasuk seorang pengusaha Brasil yang diduga menyerahkan dokumen perjalanan kepada mereka. Itu terkait dengan upaya pencucian uang. (amr)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...