Bukan Tujuan Mudik! 60 Pekerja di Bali Diizinkan Pulang Kampung ke Jateng

Selasa, 28 April 2020 09:46

Petugas Dishub Kota Denpasar menyemprotkan cairan disinfektan ke tas dan barang bawaan 60 pekerja proyek yang berniat pulang kampung ke Jawa kemarin di Jalan Pidada, Ubung. (Adrian Suwanto/Radar Bali)

FAJAR.CO.ID, DENPASAR – Dinas Perhubungan Kota Denpasar mengizinkan 60 orang warga Jawa Tengah pulang kampung kemarin.

Dishub Kota Denpasar mengizinkan mereka pulang kampung lantaran mereka tidak lagi bekerja di Bali. Bukan untuk tujuan mudik.

Kadishub Kota Denpasar Ketut Sriawan melakukan pemantauan ketat bagi orang yang akan keluar dan masuk Kota Denpasar.

Pemantauan ini dilakukan di Terminal Ubung, tepatnya di Jalan Pidada, Kelurahan Ubung, Kecamatan Denpasar Utara.

Dalam pemantauan ini terdapat dua bus mengangkut 60 orang penumpang yang akan keluar Kota Denpasar.

Pengecekan indentitas penumpang dilakukan unsur Kelurahan Ubung. Untuk Langkah antisipasi, dilakukan penyemprotan disinfektan.

“Kami sampaikan terkait dengan imbauan Menteri Perhubungan yang melarang masyarakat untuk tidak mudik, namun puluhan penumpang ini

merupakan pekerja bangunan yang saat ini tidak bekerja lagi dan mereka memilih untuk pulang kampung,” ujar Sriawan kemarin.

Menurutnya, berdasar informasi di lapangan, proyek yang dikerjakan buruh bangunan itu macet dan mereka menganggur.

Sehingga mereka harus pulang kampung. Daripada memaksa tinggal di Bali justru menjadi beban sosial bagi pemerintah daerah.

“Karena itu kami izinkan pulang kampung. Tapi, sekali lagi kami ingatkan pemilik perusahaan otobos (PO) untuk tidak sekali-kali mengantar orang mudik Lebaran,” tegasnya.

“Terlebih saat ini dalam masa pandemi virus corona untuk terus meningkatkan kewaspadaan kita bersama dalam menjaga diri dan menjaga sesama, menggunakan masker saat keluar rumah serta selalu mencuci tangan,” bebernya.

Komentar


VIDEO TERKINI