Covid-19: Virus Berpenampilan Dasamuka

Selasa, 28 April 2020 23:05

Oleh: Bambang Budiono(Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah)

Virus corona baru, yang dikenal dengan nama COVID-19, bermanifestasi dengan spektrum klinis yang luas mulai dari pasien tanpa gejala hingga kegagalan multiorgan. Berdasar presentasi klinis, penyakit ini dapat diklasifikasikan ke dalam kategori ringan, sedang, berat dan kritis. Namun, seperti ketika menghadapi penyakit lain yang baru muncul, individu hingga pemerintah sering gagap bagaimana seharusnya menyikapinya. Ada yang melakukan antisipasi dengan sangat hati hati dengan melakukan langkah mitigasi terukur, ada pula yang awalnya memandang enteng, namun kemudian pontang panting ketika banyak korban berjatuhan.

Pada awalnya, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mencantumkan tiga gejala utama yang dapat muncul dari dua hingga 14 hari setelah terpapar Covid-19. Laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dari akhir Februari 2020, lebih dari 55.000 kasus Covid-19 yang dikonfirmasi di China menemukan 88 persen pasien mengalami demam, 68 persen batuk kering dan hampir 19 persen mengalami sesak napas. Kemudian, CDC menambahkan gejala tambahan yang berhubungan dengan kasus Covid-19 yang dalam kondisi parah dan memerlukan perawatan medis darurat. Gejala-gejala ini termasuk kesulitan bernafas persisten atau terus-menerus, nyeri atau rasa tertekan di dada, bibir atau wajah sianosis (kebiru-biruan) akibat penurunan saturasi oksigen, dan kelesuan yang memberat.

Gejala atipikal

Komentar