Jamu Kunyit ala Putu Wida Arsanti, Pembeli Ada yang Minta Layanan Tambahan

Selasa, 28 April 2020 10:23

Putu Wida meminum jamu buatannya di rumahnya di Banjar Pengosekan Kaja Desa Mas (Istimewa)

Dengan racikan yang pas, racikan kunyitnya itu bisa dibuat 30 botol sehari. Untuk pemasarannya, ada yang dibeli langsung ke rumahnya.

Dia juga menitipkannya di pasar dan di Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Desa Mas. “Kalau ada yang kurang, kadang mereka langsung cari ke rumah,” imbuhnya.

Wida mengaku satu botol jamu kunyitnya itu dijual seharga Rp 8 ribu. Untuk kompensasi kepada para pedagang yang ia titip diberi 20 persen.

Dengan menjual jamu tersebut, ia mengaku tidak hanya bisa membantu para pedagang, akan tetapi dapat juga membantu serta mengobati para konsumen yang tengah memerlukan jamu kunyit tersebut.

Dia mengklaim, jamu kunyit racikannya itu bisa meningkatkan daya kekebalan tubuh. “Jadi cocok saat situasi begini. Untuk kesehatan,” tegasnya.

Jamu kunyit itu juga diyakini mengobati sakit maag dan diabetes. “Kadang kalau ada yang sakit mereka membeli langsung ke rumah, langsung saya bikin racikannya,” jelasnya.

Sebagai terapis spa, tak jarang pelanggan yang datang ke rumah malah minta layanan tambahan. Selain beli jamu, pembeli minta dipijat ala terapis spa.

“Bahkan ada juga yang langsung minta dipijat. Itu kalau pembelinya memang perlu,” pungkasnya. (jpg/fajar)

Komentar