Kamrussamad: Usulan Stimulus Rp1.600 Triliun Kadin Tidak Realistis

Selasa, 28 April 2020 04:35

FAJAR.CO.ID, JAKARTA —KADIN mengusulkan Program Paket Stimulus Rp1.600 Triliun atau diasumsikan 10% dari PDB dengan alasan semua sektor ekonomi terdampak Pandemi Covid-19  yang masih terus menghantam dunia.

Anggota Komisi XI dari fraksi Gerindra Kamrussamad mengatakan usulan KADIN tidak didukung oleh data akurat, Jika KADIN ingin menggerakan sektor Rill harusnya memiliki skema penyelamatan UMKM karena 129 Juta tenaga kerja aktif mayoritas berada disektor UMKM atau sekitar 96%. 

UMKM, kata dia, adalah klaster pertama yang terdampak pandemi Covid-19. Apalagi jika stimulus tersebut diberikan Ke sektor perbankan sebesar Rp600 triliun. Kemudian disalurkan Ke dunia usaha maka bisa dipastikan UMKM tidak akan menikmatinya. 

“Tapi yang menikmati adalah korporasi besar yang akan mengambil manfaat. Maka potensi BLBI dan kasus century akan bisa terulang kembali,” jelas Kamrussamad.

Pihaknya mendesak Bank Indonesia untuk Melakukan printing money dan membeli SUN Yang akan diterbitkan Pemerintah dengan Menggunakan Payung Perppu No.1 tahun 2020. Publik Harus mengawasi secara ketat terhadap arah kebijakan ini Demi kepentingan Rakyat kedepan. Ujar Kamrussamad Komisi Keuangan dan Perbankan. 

“Kita pasti akan mendukung dunia usaha sepanjang prioritaskan sektor UMKM sehingga Kita bisa menahan penambahan laju Pengangguran,” tambahnya. Komisi XI DPR RI memang menggelar RDP dengan Kadin dan Apindo secara virtual. Hanya saja digelar tertutup. (ful) 

Komentar


VIDEO TERKINI