Pendaftar Kartu Prakerja Tembus 8 Juta Orang, Wapres: Angka Kemiskinan Berlipat

Selasa, 28 April 2020 09:10

Wapres Ma'ruf Amin harus melakoni sterilisasi. Foto: diambil dari wapresrigoid

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Manajemen Pelaksana (PMO) Kartu Prakerja mencatat sebanyak delapan juta orang mendaftar. Atas kondisi ini, Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin memprediksi jumlah orang miskin di Indonesia pun akan bertambah akibat pandemi Wabah Virus Corona (Covid-19) karena banyak masyarakat kehilangan mata pencaharian sebagai dampak dari kebijakan-kebijakan untuk mencegah penyebaran virus tersebut.

Direktur Komunikasi, Kemitraan dan Pengembangan Ekosistem PMO Kartu Prakerja Panji Winanteya Ruky mengatakan data hari ini (kemarin, red) sudah delapan juta lebih yang daftar dan lebih dari setengahnya sudah bisa mengikuti gelombang pendaftaran.

Jumlah itu melampaui pendaftaran gelombang pertama yakni ketika program ini diluncurkan pada Sabtu (11/4) hingga Kamis (16/4) jumlah pendaftar mencapai 5,9 juta orang. Dari jumlah itu setelah melalui verifikasi, sebanyak 168.111 orang berhasil lolos menjadi peserta pada gelombang pertama. Namun, Panji tidak membeberkan berapa jumlah pendaftar dan peserta yang lolos pada gelombang kedua yakni pada 20-23 April 2020.

Pemerintah berencana akan membuat pelatihan dalam Kartu Prakerja ini yang berlangsung sebanyak 30 gelombang hingga akhir tahun 2020. Pendaftaran Kartu Prakerja dilakukan secara bertahap. Ia menyebutkan tidak sulit dilakukan karena jutaan pendaftar sudah menyelesaikannya. Meski demikian, beberapa penyebab tidak lolosnya peserta, lanjut Panji, diantaranya karena nomor induk kependudukan (NIK) yang tidak bisa diverifikasi.

Komentar


VIDEO TERKINI