Peringatan Keras Dewan, Pemkot Makassar Harus Tambah Ruang Isolasi Covid-19

Selasa, 28 April 2020 22:30

Anggota DPRD Kota Makassar, Kasrudi.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Semakin bertambahnya jumlah pasien Covid-19 di Kota Makassar diduga tidak diimbangi dengan fasilitas isolasi bagi pasien. Hal tersebut semakin diperparah dengan banyaknya pendatang yang masuk kota Makassar.

Kota Makassar telah menjadi episentrum penyebaran Covid-19 di Sulsel. Mayoritas positif Corona berada di Kota Makassar.

Berdasarkan data dari situs https://covid19.sulselprov.go.id pada Selasa 28 April 2020 pukul 17.43, tercatat ODP sebanyak 1124 orang, PDP sebanyak 245, ssdangkan yang positif corona sebanyak 301 pasien.

Grafis ini menjadi keprihatinan Anggota DPRD Kota Makassar, Kasrudi. Dengan pertumbuhan jumlah pasien tersebut, Kasrudi mendorong Pemkot Makassar menambah fasilitas isolasi bagi ODP, PDP dan para pendatang yang otomatis dikatagorikan sebagai ODP.

“Saya minta Pemkot tambah ruang isolasoli terutama bagi mereka yang pendatang sebelum semua transportasi laut dan udara ditutup,” tutur Kasrudi kepada fajar.co.id, Selasa (28/4/2020).

Politisi Gerindra itu berharap Pemkot tidak lengah dengan perkara ini. Sebelum lonjakannya semakin menjadi-jadi, perlu persiapan sejak jauh-jauh hari.

“Jangan pas sudah kekurangan ruang isolasi baru panik,” tegas Kasrudi.

Peringatannya ini diharapkan didengar oleh Pj Walikota Makassar Iqbal Suhaeb. Ia tidak ingin kekacauan pendistribusian bantuan sosial sembako kembali terulang.

“Saya ingatkan jauh-jauh hari. Jangan seperti pembagian sembako yang tidak ada persiapan sama sekali. Data yang mereka pegang pun carut marut. Ruang isolasi harus disiapkan memang,” pintanya. (endra/fajar)

Komentar


VIDEO TERKINI