Perketat Pengawasan, Masyarakat yang Ingin ke Makassar Harus Perlihatkan KTP

Selasa, 28 April 2020 22:16
Belum ada gambar

Kadishub Kota Makassar, Mario Said.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Masyarakat yang ingin memasuki Kota Makassar di tengah pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kini harus menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar, Mario Said, mengatakan, pihaknya mengawasi ketat di enam titik perbatasan yang ada di Kota Makassar.

Diketahui, Dishub bersama tim terpadu membentuk 6 titik perbatasan serta 1 dermaga di Kayu Bangkoa.

Ada pun 6 titik perbatasan tersebut adalah Jalan Hertasning (Makassar-Gowa), Poros Barombong (Makassar-Gowa-Takalar), Antang (Makassar-Gowa), Moncongloe (Makassar-Maros), Jalan Perintis Kemerdekaan (Makassar-Maros), serta Jalan Sultan Hasanuddin (Makassar-Gowa).

“Pengawasannya itu semakin ketat, karena kita itu cuman lakukan penyemprotan dan pengukuran suhu dulu, sekarang kita sudah periksa KTPnya, kalau tidak punya kepentingan di Makassar, kita suruh putar balik (kembali),” kata Mario, Selasa (28/4/2020).

Menurut Mario, selama lima hari pelaksanaan, masih banyak pengendara, baik roda dua maupun roda empat yang melanggar, salah satunya berboncengan namun tidak satu alamat.

“Berboncengan tidak satu alamat, sehingga petugas menyampaikan untuk putar balik, karena kita tidak membiarkan masyarakat yang tidak serumah itu masuk ke Kota Makassar untuk menghindari penyebaran,” bebernya.

Untuk itu, Dishub terus berkoordinasi dengan Camat agar mengimbau masyarakat untuk tidak berkunjung ke Makassar ada penyebaran Covid-19. (ikbal/fajar)

Bagikan berita ini:
5
9
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar