Presiden Jangan Ambil Alih Tugas Ketua RT, Buatlah Kebijakan yang Lebih Strategis

Selasa, 28 April 2020 18:01

Titik pemeriksaan atau check point penerapan PSBB di wilayah DKI Jakarta. Foto: Ricardo/JPNN.Com

FAJAR.CO.ID — Presiden Jokowi yang kembali membagi-bagi sembako secara langsung ke masyarakat di masa pandemi Covid-19 menuai kritikan dari anggota DPR Fraksi Partai Gerindra, Fadli Zon.

Wakil ketua umum Partai Gerindra itu mengatakan bahwa membagikan sembako di jalanan sangat bertentangan dengan prinsip pembatasan sosial berskala besar (PSBB), dan bisa membahayakan masyarakat yang berebutan.

“Pak @jokowi yth. Membagi sembako di jalanan sangat bertentangan dg prinsip PSBB n bisa membahayakan mereka yg berebutan,” twit Fadli di akun Twitter @fadlizon sebagaimana dikutip JPNN.com, Selasa (28/4).

Mantan wakil ketua DPR itu mengingatkan bahwa tugas pembagian sembako kepada masyarakat cukup dilakukan oleh rukun tetangga dan rukun warga saja.

Sementara, kata dia, tugas Presiden Jokowi memikirkan kebijakan yang lebih strategis.

“Biarlah tugas membagi2 ini cukup dilakukan oleh RT dan RW. Agar merata dan lebih beradab. Bapak bisa memikirkan kebijakan2 yg lebih strategis. Terima kasih,” twit ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) itu.

Seperti diberitakan, Presiden Jokowi kembali membagi-bagikan sembako kepada masyarakat di Jalan Kedung Halang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (26/4).

Pembagian sembako dilakukan di tengah masa pendemi Covid-19. (jpnn)

Bagikan berita ini:
7
1
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar