Riwayat Covid-19 di Sumatera Barat, Ada yang Bikin Dag Dig Dug

Selasa, 28 April 2020 10:07

Ilustrasi tenaga medis-- afp

FAJAR.CO.ID, PADANG – Pasien positif terinfeksi virus corona di Sumatera Barat melonjak menjadi 121 orang setelah Gugus Tugas Penanganan COVID-19 di Ranah Minang mengumumkan 19 kasus, Senin (27/4) kemarin.

Jumlah pasien meninggal bertambah tiga orang menjadi 14 orang. Kabar baiknya, pasien sembuh bertambah tiga orang menjadi 23 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sumbar, Jasman Rizal membenarkan, berdasarkan hasil pemeriksaan sampel swab di Laboratorium Bidomedik Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand), Senin (27/4), terdapat 19 orang masyarakat Sumbar positif terinfeksi virus corona.

Dari jumlah tersebut, Kota Padang mencatatkan penambahan terbanyak warganya yang positif terinfeksi COVID-19, yakni 14 orang.

Empat orang lagi di Kabupaten Dharmasraya, dan satu orang di Tanah Datar.

“Mereka tertular dari berbagai lokasi. Kondisi tersebut mengisyaratkan agar semua warga lebih peduli dan patuh lagi pada protokol kesehatan yang telah dianjurkan pemerintah,” ujar Jasman.

Berikut daftar warga Kota Padang, Dharmasraya, dan Tanah Datar yang dinyatakan positif terinfeksi, berdasarkan data Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Senin (27/4) sore.

Kota Padang:

  1. Wanita, 19, warga Ampang, pelajar, terpapar COVID-19 dari orang yang sebelumnya telah terinfeksi. Dirawat di Semen Padang Hospital (SPH).
  2. Wanita, 22, warga Ampang, pelajar. Terinfeksi karena kontak dengan warga yang telah terkonfirmasi positif. Dirawat di SPH.
  3. Wanita, 11, pelajar, warga Lubuak Bagaluang. Terinfeksi karena kontak dengan orang yang telah dinyatakan positif sebelumnya. Dirawat di SPH.
  4. Wanita, 45, warga Parak Karakah, PNS. Terinfeksi karena kontak dengan rekan kerja di Pegambiran. Dirawat di SPH.
  5. Wanita, 57, warga Ampang. Wiraswasta. Terinfeksi dari orang yang sebelumnya juga telah dinyatakan terinfeksi. Dirawat di SPH.
  6. Wanita, 60, warga Ampang. Ibu rumah tangga yang terinfeksi karena kontak dengan orang yang terkonfirmasi positif. Dirawat di SPH.
  7. Wanita, 53, warga Banuaran, ASN. Terinfeksi orang yang positif Covid-19. Dirawat di SPH.
  8. Pria, 32, warga Lubuak Lintah, operator di salah satu SD di Lubuak Lintah. Terinfeksi karena kontak dengan pasien positif sebelumnya. Dirawat di SPH.
  9. Wanita, 60, warga Mato Aia, ibu rumah tangga. Kontak dengan orang yang terkonfirmasi positif. Dirawat di SPH.
  10. Pria, 41, tukang pijit, warga Kotolalang. Terinfeksi karena kontak memijit pasien yang positif. Isolasi mandiri di rumah.
  11. Pria, 59, Ulak Karang, Pasien RS Hermina, meninggal dunia. Penyelenggaraan jenazahnya seperti biasa, maka proses tracking di lokasi telah dilakukan dan seluruh masyarakat yang pernah melayat, memandikan dan menguburkan jenazahnya, diminta karantina 14 hari di rumah masing-masing. Kalau ada gejala kurang sehat, segera melaporkan diri ke petugas dan fasilitas kesehatan terdekat.
  12. Wanita, 65, warga Kuranji, guru, diduga terinfeksi di Jakarta. Pulang dari Jakarta sejak 23 April 2020, dan meninggal pada 26 April 2020 di RS Unand.
  13. Pria, 49, warga Flamboyan, driver online, terpapar karena kontak di atas mobil saat membawa penumpang positif COVID-19. Isolasi mandiri di rumah.
  14. Wanita, 53, warga Taruko, pensiunan tenaga kesehatan. Terinfeksi dari anaknya yang pulang dari Bandung. Namun anaknya tidak menunjukkan gejala (OTG). Dirawat di RSUD Rasyidin Padang.

Dharmasraya:

Komentar


VIDEO TERKINI