Soal Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Gubernur Sulsel Yakin IDP Bisa Lakukan yang Terbaik

Selasa, 28 April 2020 16:01

FAJAR.CO.ID, LUWU UTARA — Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah meyakini Pemerintah Daerah Luwu Utara di bawah pimpinan Bupati Indah Putri Indriani dan Wakil Bupati Muhammad Thahar Rum, sudah dan akan memberikan yang terbaik untuk percepatan penanganan covid-19.

Hal itu disampaikan Nurdin Abdullah bertepatan dengan peringatan HUT XXI Luwu Utara yang digelar secara virtual melalui video conference zoom, Senin (27/4) sore kemarin.

“Saya yakin dan percaya Ibu Indah sudah melakukan yang luar biasa; segala sesuatu untuk menjaga masyarakatnya. Pemerintah memastikan ketersediaan bahan pokok yang cukup dan memadai untuk kebutuhan pokok masyarakat kita,” tutur Nurdin.

Sementara itu, Bupati Luwu Utara yang karib disapa IDP menuturkan, sebagaimana dalam RPJMD Luwu Utara bahwa arah kebijakan pembangunan 2020 dengan tema “Pemantapan dalam Pemerataan Infrastruktur Wilayah, Pengembangan Ekonomi Kerakyatan, dan Penyelenggaraan Pelayanan Umum”, maka alokasi anggaran terbesar tetap fokus pada penyediaan infrastruktur, pembangunan ekonomi, dan tentu saja sektor pelayanan dasar yang merupakan urusan wajib pemerintah, utamanya sektor pendidikan dan kesehatan.

“Hanya saja dalam perjalanan pelaksanaan APBD TA. 2020, terjadi pandemi covid-19 yang mengharuskan kita melakukan penyesuaian-peenyesuaian anggaran dan kebijakan yang terkait langsung dengan penanganan covid-19. Penyesuaian dan kebijakan yang dimaksud diawali dengan kajian dan analisis terhadap dampak pandemi, risiko pandemi, dan yang tidak kalah pentingnya adalah skenario pemulihan pasca pandemi covid-19 tahun ini dan tahun depan,” terang bupati perempuan pertama di Sulsel ini.

Lebih lanjut, IDP menjelaskan untuk penanganan covid-19, telah dilakukan refocusing dan realokasi anggaran sebesar Rp. 32.828.453.425,-

“Anggaran tersebut diperuntukkan untuk penanganan kesehatan sebesar Rp. 22.184.829.925,- (67,58%), penyediaan jaring pengaman sosial sebesar Rp. 9.203.623.500,- (28,03)%, dan penanganan dampak ekonomi sebesar Rp. 1.440.000.000,- (4,38%). Khusus untuk program penyediaan jaring pengaman sosial, alhamdulillah dengan dukungan Komisi VIII DPR RI, Kemensos RI, dan Pemerintah Provinsi Sulsel, Luwu Utara mendapatkan pagu penerima BLT sebanyak 16.785 keluarga dari 18.181 DTKS yang diusulkan,” jelas IDP.

Sesuai tema HUT XXI yaitu “Bersama Lawan Covid-19, Luwu Utara Bisa”, IDP meyakini masyarakat bisa menghadapi pandemi jika bersatu padu dan saling bahu membahu.

“Mari menyatukan seluruh sumber daya yang kita miliki. Sudah saatnya kita semua menyatukan energi yang kita miliki, bergandengan tangan, bahu membahu, bergotong royong, bersama dalam menghadapi pandemi. Paling tidak, kontribusi minimal yang bisa kita sumbangkan adalah menyampaikan informasi yang benar terkait covid-19, menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), dan memakai masker jika terpaksa harus keluar rumah,” harap IDP yang juga isteri dari Anggota DPR RI Komisi VIII, Muhammad Fauzi ini. (rls/fajar)

Bagikan:
5
4
5

Komentar