Tidak Terlibat Tawuran, Warga Makassar Terluka di Dada Akibat Busur

Selasa, 28 April 2020 20:03

Pelaku tawuran yang dianggap sebagai biang kerok.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Satu warga dilaporkan menjadi korban atas tawuran yang terjadi di Jalan Haji Kalla, pada Senin malam (27/4/2020) kemarin.

Warga itu tidak terlibat tawuran. Melainkan hanya melintas di daerah tersebut. Dalam peristiwa itu, pemuda yang saling serang menggunakan benda tumpul dan busur.

Akibatnya, korban yang diketahui bernama Muh Ansar (20) warga Jalan Haji Kalla II, mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya dalam peristiwa itu.

“Salah satu warga yang melintas terkena busur, hingga membuat korban mengalami luka gores pada dada kiri,” terang Kasi Humas Polsek Panakkukang, Bripka Ahmad Ilhan, Selasa (28/4/2020).

Korban pun telah mendapatkan pengobatan medis atas luka yang ia alami. Namun, tawuran antar pemuda itu diketahui seakan-akan sudah menjadi tradisi di sana. Aksi menyimpang itu sangat meresahkan warga sekitar.

Polisi pun mendapat informasi terbaru, seorang pemuda bernama Sakir alias Aco menjadi biang kerok dalam tawuran itu.

Pria berkulit cokelat dan bertato itu ditangkap oleh Resmob Panakkukang. Dua buah anak panah atau busur digunakan saat tawuran, di tengah suasana bulan suci ramadan dan pandemi global covid-19.

“Informasi dari masyarakat, pelaku biang kerok tawuran yang kerap terjadi di Jalan Haji Kalla,” tambah Bripka Ilham.

Pelaku yang berusia 40 tahun itu ditangkap beberapa saat setelah tawuran itu pecah, pada Senin (27/4/2020) sekitar pukul 21.00 Wita kemarin. Dia bersembunyi di rumah saudaranya, di Jalan Angkasa. (Ishak/fajar)

Komentar